
LEBAK – Program pesantren kilat biasanya marak digelar selama Bulan Ramadhan. Seperti juga Pesantren kilat atau yang biasa disingkat Sanlat yang diselenggarakan Yayasan Qolbun Salim, Jl. Arif Rahman Hakim Kp. Tungku Desa Pasarkeong Kec. Cibadak Kab. Lebak, Banten.
Yayasan ini menggelar program Sanlat mulai dari tanggal 3 – 25 Ramadhan dengan jumlah peserta 52 anak.
Materi dalam Sanlat antara lain Al Qur’an, kajian kitab fiqih, hafalan Qur’an, pendidikan karakter anak, dan life skill.
Pembimbing yang bertugas memberi materi secara bergiliran diantaranya ust. Ludi Armaya , ust Zaini mufthie, dr. Juwita, Yuyun, Nada, Sumiyati, Ifat, Fitri dan Baeta.
Baca Juga:
- Polri Jamin Kesempatan Sama bagi Seluruh Peserta pada Penerimaan Taruna Akpol 2026
- Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah
- Jaga Kebugaran dan Soliditas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Olahraga Rutin Bersama
- Bulog Lebak-Pandeglang pasok bahan pokok ke-30 KDKMP
- Dinkes Lebak lakukan pencanangan gerakan Jumantik cegah DBD
Pengasuh Yayasan Qolbun Salim, H. Deden M. Fatih menjelaskan, Sanlat diadakan dengan tujuan memberi ruang untuk anak agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan suasana yang tenang, menyenangkan, dan bermanfaat.
Jelas H. Deden Fatih yang juga anggota Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (BALKS) RI Kementrian Sosial, lewat sanlat, anak-anak bisa belajar untuk bisa menjalankan ibadah puasa dengan tepat, mendapatkan banyak ilmu agama dan karakter, hingga mengindarkan dari hal-hal kurang bermanfaat seperti bermain handphone atau menonton televisi.
Materi di dalam sanlat biasanya akan mengajarkan anak-anak untuk mengenal Agama Islam secara mendalam. Banyak orang tua yang sudah mulai peduli dengan pendidikan agama anak sejak dini. Untuk itu, biasanya para orang tua mencari informasi seputar pesantren kilat selama Bulan Ramadhan.
Salah satu manfaat dari sanlat adalah anak-anak diajarkan untuk bisa menerapkan dan mengamalkan ajaran Agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ini sangat bermanfaat, agar anak mampu untuk menghadapi hal-hal negatif dari lingkungan sekitar. Satu hal yang mengkhawatirkan banyak orang tua, di mana lingkungan tumbuh kembang anak sekarang cenderung kurang baik atau kurang sehat bagi jiwa mereka.
Halaman: