Salah seorang anak yang mengikuti Sanlat, Dede mengaku senang ikut kegiatan itu karena bisa mendapat banyak teman baru dan juga pengetahuan baru.
“Di sini kita diajari pengetahuan agama. Puasa juga lebih fokus, ” kata Dede yang berasal dari Kecamatan Rangkasbitung.
Salah satu orangtua peserta, Umed mengaku sangat bersemangat ketika ada informasi Sanlat di Yayasan Qolbun Salim. Terlebih ketika disampaikan ke anaknya, ternyata sang anak juga semangat untuk ikut pesantren kilat.
“Tiap malam, habis tarawih, saya tengok anak ke sini (Yayasan Qolbun Salim-red),” kata Umed. (*)
Pages: 1 2