
LEBAK – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Komunitas Aspiratif (Komunas) mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Lebak segera merubah visi, misi dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sekarang karena dianggap tidak relevan dengan kondisi terkini pasca merebaknya pandemi Covid 19 yang berdampak pada sektor ekonomi dan kebutuhan hajat hidup masyarakat Lebak.
Dikatakan Ketua Komunas, Dede Suherli, visi misi Kabupaten Lebak yang dituangkan dan ditetapkan sebagai RPJMD terancam gagal tercapai akibat dampak pandemi Covid 19.
“Melihat kondisi pandemi seperti ini, bagaimana mana mau membangun parawisata ? Kalau tidak segera dirubah visi misinya, maka nanti khawatir diakhir 2024 tidak akan tercapai, dan akan dilabeli gagal. Padahal kendati gagal juga karena memang kondisinya yang sulit akibat pandemi di tahun 2020-2021 ini,” kata Ketua Komunas, Dede Suherli, Sabtu (16/1/2021) malam.
BACA JUGA:
- Polri Jamin Kesempatan Sama bagi Seluruh Peserta pada Penerimaan Taruna Akpol 2026
- Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah
- Jaga Kebugaran dan Soliditas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Olahraga Rutin Bersama
- Bulog Lebak-Pandeglang pasok bahan pokok ke-30 KDKMP
- Dinkes Lebak lakukan pencanangan gerakan Jumantik cegah DBD
Kata Dede, Visi Kabupaten Lebak 2019 – 2024 : “Lebak Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Nasional Berbasis Potensi Lokal” akan sulit tercapai dengan kondisi saat ini.
Menurut dia, bagaimana mungkin di waktu 4 tahun ke depan mau memajukan sektor wisata, yang wisata juga dilarang karena ada pembatasan. Ini sangat berpengaruh bagi ekonomi masyarakat.
Halaman:
