TOPTIME.CO.ID, TANJABBAR – Jaringan Bandwidth lemot, Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sufrayogi Syaiful, meminta Program Bandwidth di Diskominfo dihapuskan dan Setiap OPD memiliki Anggaran Internet sendiri, Jum’at (06/03/2020).
“Kita minta Program Jaring Bandwidth di Kominfo itu dihapuskan ajalah, jadi setiap Instansi itu punya Internet masing-masing, Hotspot masing-masing, tak perlu lagi lewat Kominfo kalau sistem Jaringan lemot seperti ini,” cetus Sufrayogi Syaiful, anggota Dewan Komisi II.
Dia juga menyayangkan Program Bandwidth yang dianggapnya anggarannya besar tapi tidak bermanfaat dengan baik.
“Kan sayang, anggarannya besar, tapi sistim jaringan lemot tidak bisa dimaafkan dengan baik,” ucap Yogi prihatin.
Terkait Judi Online yang diduga pemicu lemotnya Jaringan Bandwidth, Yogi minta dilaporkan ke pihak kepolisian apabila benar adanya.
“Tolong diluruskan, diklarifikasikan, pernyataan seperti itu. Kalau memang tau ini masalah Judi Online ya cepat laporkan ke kepolisian karena menggangu sistim sistim informasi, sistim jaringan yang tujuannya untuk menunjang kerja kita di Pemerintahan,” harapnya.
Perlu diketahui, pihak Diskominfo Tanjabbar, telah mengatakan, “Kita sudah memblokir beberapa Aplikasi penunjang yang mampu menembus Aplikasi yang sudah kita Blok, tapi Aplikasi penunjang itu sangat banyak, sampai kewalahan kita. Misalnya seperti Aplikasi B yang dipakainya, terus kita Blok, nanti dia pakai Aplikasi yang lain lagi, yah begitulah seterusnya,” terang M. Amin, Teknisi Diskominfo Tanjabbar.
Berita ini merupakan laporan dari M. Rahim, Wartawan TOP TIME yang bertugas di wilayah Tanjab Barat dan sekitarnya. (*)



