
TOP – Sunan Drajat dikenal sebagai seorang wali yang memiliki jiwa sosial tinggi. Sunan Drajat banyak memberikan pertolongan kepada yatim piatu, fakir miskin, dan orang sakit. Perhatianya yang sangat besar terhadap masalah sosial.
Dituturkan, perjalanan
Sunan Drajat ke pesisir pantai utara Lamongan merupakan sebuah kebetulan. Tadinya, ia diutus oleh sang ayah untuk menyebarkan Islam di pesisir barat Gresik.
Ternyata, perahu yang ditumpangi Sunan Drajat hancur dihantam ombak. Untungnya, ada ikan yang menolong Sunan Drajat hingga selamat dan membawanya mendarat di pantai.
BACA JUGA :
- Alumni SMAN 1 Rangkasbitung Angkatan 1995 Gelar Halal Bihalal pada 10 Mei 2026
- Amirudin Ma’ruf Siap Ramaikan Bursa Ketua KADIN Cilegon, Bawa Modal Pengalaman Organisasi Pengusaha
- Warga Berharap Pemerintah Secepatnya Berikan Solusi Terkait Pertambangan Rakyat, Utamakan Pembinaan
- Septo Subono S.P.M.Si Daftar sebagai Calon Ketua PGRI Kecamatan Cibadak 2026, Usung Visi Penguatan Profesionalisme Guru
- Diduga Palsukan Tanda Tangan, Dua Oknum Guru Dilaporkan ke Polres Serang
“Dalam peristiwa pecahnya perahu itu, Raden Qasim dituturkan ditolong oleh ikan cucut dan ikan talang sampai mendarat di sebuah tempat yang disebut Jelag, yaitu gundukan tanah yang tinggi dibanding sekitar, yang masuk ke dalam Desa Banjarwati,” tulis Agus Sunyoto dalam buku Atlas Walisongo.
Kedatangan Raden Qasim disambut baik oleh sesepuh kampung yang dikenal dengan sebutan Kyai Mayang Madu dan Mbah Banjar. Di tempat itu pula dirinya menikah dengan Nyai Kemuning yang merupakan putri dari Ki Mayang Madu.
LAMAN BERIKUTNYA :

