
SERANG– Terpilihnya Zulmansyah Sekedang secara aklamasi menjadi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Pusat yang berlangsung tanggal 18 Agustus 2024 menjadi harapan baru bagi anggota PWI se-Tanah Air. Kenapa demikian, terpilihnya Zulmansyah Sekedang itu setidaknya menjadi angin segar serta harapan baru agar keberadaan organisasi wartawan tertua di tanah air kembali mendapatkan tempat dan kepercayaan di mata publik sebagai pengawal kode etik dan perilaku.
Maklum saja, jika ditarik setahun sebelum digelarnya Konfresi Luar Biasa(KLB) PWI Pusat. Nama PWI hancur berkeping keping dan menjadi cibiran masyarakat, karena kasus dugaan korupsi dana hibah Uji Kompetensi Wartawan(UKW) muncul kepermukaan dan menjadi topik hangat yang selalu dibahas setiap hari oleh berbagai kalangan.
Issu dugaan korupsi dana UKW dari Kementrian BUMN itu kemudian menjadi tamparan keras bagi PWI. Apalagi sebagai organisasi yang harus menjaga marwah wartawan, pusaran kasus UKW Gate tersebut, benar benar menjadi citra negatif. Bahkan, saat itu PWI benar benar menjadi cemoohan masyarakat.
Ada peribahasa mengatakan, karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga, itulah kira kira citra yang disematkan kepada PWI saat itu. Karena kasus UKW Gate yang dilakukan oleh segelintir oknum pengurus PWI Pusat, menyebabkan seluruh anggota PWI se-Nusantara terkena getahnya, dan menjadi bahan olok olokan masyarakat.
Halaman:

