Close

Warga Desa Cisangu Perlu Kerjasama Tangani Covid 19

Reporter: Deni Setiawan

LEBAK – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai saat ini masih diberlakukan hampir di seluruh wilayah Indonesia untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19.

Kepala Desa Cisangu Kecamatan Cibadak, Doli mengatakan, bukan hal yang mudah mencegah terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19 bila tidak dibantu dengan kesadaran warga.

Karena kata Doli, selain regulasi yang dikeluarkan pemerintah, tentunya kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat untuk patuh dan taat protokol kesehatan sangat dibutuhkan.

Perlu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona mulai dari diri sendiri dan keluarga.

“Di Indonesia, Pemerintah membuat pedoman dan protokol kesehatan, yang lebih sering disebut gerakan 5M guna untuk membantu pencegahan penularan virus Corona. Kita warga harus taat dengan aturan itu,” kata Kepapa Desa Cisangu, Doli.

Lanjut dia, warga harus terbiasa dengan protokol kesehatan 5M itu, diantaranya memakai masker dan mencuci tangan lebih sering.

Saat yang penting bagi kita untuk mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik sehari, terutama saat sebelum memasak atau makan, setelah menggunakan kamar mandi dan setelah menutup hidung saat batuk atau bersin.

Kata Kades ini, dirinya akan semakin memperbanyak himbauan dan poster-poster untuk mengingatkan warganya mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu warga desa Cisangu mengaku sudah terbiasa memakao masker. Namun kata dia, masih sering dijumpai ada warga yang abai tidak memakai masker.

“Seharusnya menjadi kesadaran pribadi, jangan karena sekedar takut dengan razia pemerintah. Harus dengan kesadaran, kita bantu selamatkan keluarga dan warga,” kata Jamak, warga Pasirbengkok, Kamis (11/11/2021)

scroll to top