
Lebak. – Anggota Tentara Nasional Indonesia jaman sekarng tidak cukup hanya sekedar Gagah dan Berani akan tetapi harus mempunyai sikap ramah, santun dan humanis hal ini ditunjukan oleh para anggotanya kepada masyarakat umum saat melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-110 tahun 2021 yang digelar di Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak.
Sosok lain yang nampak antara lain adalah sosok ramah, santun , humanis dan mengayomi yang ditunjukan dalam setiap kegiatan-kegiatan nyata yang dilaksanakan bersama masyarakat yang ada di lokasi kegiatan TMMD. Ini semakin membuktikan bahwa TNI semakin dicintai dan menyatu dengan masyarakat, bukan hanya sekedar retorika dan pencitraan semata.
” TMMD ke-110 yang dilakukan Kodim 0603 Lebak tersebut bukan hanya menargetkan pembangunan fisik atau infrastruktur pembukaan akses jalan baru poros desa sepanjang 6 kilometer yang menghubungkan Desa Gununganten-Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Namun juga pembangunan moral, nilai-nilai Pancasila dan juga bela Negara,” ungkap Dandim 0603 Lebak, Letkol.Inf.Nur Wahyudi, kepada Wartawan, Senin (22/03/2021).
Sedangkan untuk pembangunan nonfisiknya, lanjut Pamen yang akrab dengan awak media ini antara lain adalah kegiatan pengajian, bimbingan belajar, wawasan kebangsaan, bela negara dan pengenalan nilai-nilai Pancasila, yang disambut antusias oleh berbagai lapisan, tingkatan usia yang ada.
Baca Juga:
- Satker Lebak Lakukan Tambal Sulam Jalan Provinsi di By Pass Pasir Jati
- Mitra SPPG Cundamanik, Berikan bantuan Mobulier sekolah, Bantuan Oprasional Sekolah dan Santunan anak yatim
- Lebak Darurat Tambang Pasir Ilegal, Negara Jangan Kalah oleh Pelanggar
- PT. LEN Salurkan Kembali Program PPM Bidang Pendidikan
- PWI Banten dan Untirta Siap Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Jurnalistik
Menurutnya untuk membuka akses jalan dari sebelumnya jalan setapak agar dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, TMMD sudah mulai berjalan dengan melakukan pembabatan pohon dan pembukaan jalan. Kegiatan TMMD ke-110 ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali budaya gotong-royong serta meningkatkan perekonomian warga melalui kelancaran jalur transportasi, baik untuk menjalankan aktivitas harian maupun membawa hasil bumi.
” Jalan yang sudah dibentuk badan jalan sudah selesai dikerjakan seratus. Pengerasan masih langsir batu disepanjang badan jalan. Pembangunan gorong-gorong, turab, box culvert dan tugu TMMD sebagian besar hampir rampung dan masih dalam proses pengerjaan,” ujarnya.
Diungkapkanya pula, bahwa untuk TMMD kali ini pembangunan fisik bukan hanya pembangunan jalan saja, tetapi juga meliputi pembangunan Pos Kamling 1 unit, RTLH 1 unit dan rehab Majlis Taklim 1 unit .
” Sedangkan untuk kegiatan nonfisiknya antaralain penyuluhan dengan 18 materi, penyerahan paket sembako sebanyak 50 paket yang dibagikan di dua lokasi yakni di Gununganten dan Leuwibuled Jayasari. Selain itu juga masih ada kegiatan sosialisasi Mandiri, Anjangsana dan Binroh mengajar ngaji, yasinan dan do’a bersama,” tandasnya. (Gus)
