Pengurus dan Anggota PWI Kota Cilegon Tak Mengakui Mashudi Sebagai Ketua PWI Banten

Ichan menyebutkan bahwa anggota PWI Kota Cilegon yang mengikuti KLB PWI versi Mashudi hanya 2 orang.

“Boleh kita buka data, dari Daftar Peserta yang mereka rilis sendiri di media dan beredar, anggota PWI Cilegon yang mendukung mereka hanya dua orang saja, yakni Adi Adam dan Nanda. Dua orang ayah dan anak itu saja, wartawan yang sudah lama tidak terlibat aktif di lingkungan kawan-kawan PWI Cilegon. Jadi kami tidak ambil pusing, PWI Cilegon tetap solid dan tidak akan mau diajak tersesat ke pihak gerombolan liar itu,” tegas ichan.

Ichan juga mempersoalkan mekanisme organisasi yang dijalankan oleh kubu PWI HCB, termasuk gelaran KLB di Banten kali ini.

“Langkah kubu HCB di Banten ini cacat logika organisasi dan cacat aturan konstitusi organisasi. Masa iya, organisasi mengangkat Plt Ketua dan Pengurus dari unsur anggota yang tidak aktif, jadi sebelumnya Junaidi selaku Plt Ketua PWI Banten dan sekretaris Delfion dari kubu HCB ini adalah sudah mati KTA nya. Selanjutnya kubu Plt ini membentuk pengurus Plt juga di kabupaten/kota, kan aneh, bagaimana logikanya Ketua Plt mengangkat Plt di bawahnya,” jelas ichan.

“Kemudian sekarang, gerombolan-gerombolan Plt itu bikin konferensi tanpa melibatkan dukungan anggota-anggota yang resmi dan aktif, bahkan banyak nama dari yang tercantum di daftar peserta KLB itu ternyata dicatut terbukti tidak mau hadir. Ini kan jelas, bahwa KLB mereka tidak memiliki legitimasi dari anggota dan juga tidak berdasar pada aturan organisasi,” imbuh ichan.

Halaman:

scroll to top