,LEBAK – Kabupaten Lebak terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara nasional dalam rangka Hari Percepatan Pembangunan Daerah (HPPD) tahun 2023. Dipilihnya Kabupaten Lebak sebagai tuan rumah didasarkan pada Lebak sebagai contoh daerah yang berhasil entas dari predikat daerah tertinggal. Puncak acara HPPD tahun 2023 dilaksanakan di Alun-Alun Rangkasbitung, Jumat (17/11/23) malam.
Malam puncak HPPD 2023 ini dibuka langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar, dan turut dihadiri pejabat Kementerian/Lembaga, Pj. Gubernur Banten, serta Kepala Daerah di Indonesia.
Pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Lebak menerima penghargaan dari Menteri Desa PDTT kategori Kabupaten Daerah Tertinggal Terentaskan 2019-2020,yang diterima oleh Pj. Bupati Lebak Iwan Kurniawan bersama Bupati Lebak periode 2014-2024 Iti Octavia Jayabaya.
“Momen ini merupakan kehormatan bagi kami, sekaligus mengenang semua proses yang telah kita lakukan bersama menjadikan Lebak sebagai daerah entas yang dikukuhkan melalui Keputusan Menteri Desa PDTT tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal yang Terentaskan tahun 2015-2019,” ucap Iwan saat memberikan sambutan selamat datang kepada Menteri Desa PDTT dan tamu undangan lainnya.
Iwan pun melanjutkan, kondisi Lebak saat ini merupakan hasil dari kontribusi berbagai pihak mulai dari unsur pemerintahan, lembaga masyarakat, akademisi, sektor privat, media, serta stakeholder.
Iwan pun optimis meskipun di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Lebak, Lebak akan terus berkembang semakin pesat.
“Kedepan kami sangat optimis Kabupaten Lebak akan terus berkembang pesat. Hal ini dapat dilihat diantaranya, aksesibilitas daerah yang semakin baik, pemberdayaan ekonomi ril yang semakin meningkat dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan, serta iklim investasi usaha dan pariwisata yang mengalami tren positif,” sambungnya.
Sementara Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengungkap alasannya mengapa peringatan PPD dilaksanakan di kabupaten terluas di Provinsi Banten ini.
“Sengaja kita taruh di Lebak, karena Lebak dengan luas yang sangat luar biasa, berbatasan dengan Sukabumi dan Bogor. Jarak tempuh dari kota, sampai 4-5 jam tahun ini alhamdulillah sudah lepas dari daerah tertinggal,” kata Halim Iskandar kepada wartawan di Gedung Negara Kabupaten Lebak, Jumat malam (17/11/2023).
Terlaksananya peringatan PPD di Lebak, ujar Halim Iskandar, tidak lepas berkat dukungan Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan dan beberapa kepala daerah lain.
“Dan kita berharap ada perubahan nomenklatur di dalam RPJP tahun 2024-2045 menuju Indonesia Emas. Karena banyak yang memberikan masukan supaya kalimatnya narasinya positif maka akan sangat produktif dan konstruktif ketika nomenklaturnya percepatan pembangunan daerah afirmasi, kan menjadi positif kontruksi bahasanya,” papar Halim Iskandar. (Cus/Red)