TOPTIME.CO.ID, BEKASI – Periode Maret hingga 6 September 2020 tercatat sebanyak 211 anak berusia di bawah 0 hingga 19 tahun di kota Bekasi terpapar covid-19. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 terhadap anak-anak, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi minta pihak sekolah lakukan pengawasan.
Kepala Bidang Bina Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dewi Rosita mengatakan, upaya yang sudah dilakukan selama pandemi dengan diberhentikannya pembelajaran tatap muka diganti dengan Pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan belajar dari rumah (BDR).
“sampai hari ini PJJ dan BDR sudah dijalankan tanpa jeda. Adapun anak-anak yang terpapar ini mungkin ada dari kluster keluarga atau lingkungan yang tidak dapat kita pantau setiap saat” tutur Dewi, Selasa (14/9/20)
BACA JUGA :
- Kejari Kota Bekasi Ikut Meriahkan HUT ke-29 Kota Bekasi dengan Semangat Kebersamaan
- 3.972 Personil Amankan Idul Fitri 1447 Hijriah
- Wakil Bupati Lebak Terima Audiensi Pengurus KDMP Desa Malingping Selatan
- SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS
- Kajari Kota Bekasi Sulvia Triana Hapsari Rutin Berbagi Takjil, Prioritaskan Petugas Kebersihan dan Ojol
Untuk mencegah angka penyebaran Covid-19 di kalangan anak-anak, Dewi meminta agar pihak sekolah menguatkan pengawasan terhadap siswa selama kegiatan belajar mengajar. Wali kelas dan guru secara aktif membuat laporan terkini kondisi siswa-siswanya.
“Pihak sekolah untuk mulai lagi menguatkan monitornya, dengan melakukan pembelajaran one by one seperti melalui gmeet agar lebih mudah mendeteksi keadaan siswanya. Menggerakkan semua unsur sekolah, pengawas, penilik, hingga guru” lanjut Dewi.
Demikian akan terjadi kerjasama antara orang tua murid dengan pihak sekolah dalam menindak lanjuti apabila terdapat gejala covid pada anak. (Tiara)
