Close

Bupati Lebak Secara Resmi Launching Klinik Konsultasi Keterbukaan Informasi Terkeren Hub

Bupati Lebak Secara Resmi Launching Klinik Konsultasi Keterbukaan Informasi Terkeren Hub

Lebak – Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, yaitu Transparan, Efektif, Akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan dan juga dalam meningkatkan Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi di Pemerintah Kabupaten Lebak, untuk menghasilkan Layanan Informasi dan Dokumentasi yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Lebak melaunching Klinik Konsultasi Keterbukaan Informasi Terkeren Hub (#terbukaitukeren).

Kegiatan Launching Layanan Aplikasi Terkeren Hub secara resmi dilaunching oleh Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya, diselenggarakan secara virtual diikuti dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), PPMKP Kementerian Pertanian RI, Forkompinda, dan para OPD seKabupaten Lebak, bertempat di Data Center Setda Lebak, Rabu (27 Oktober 2021).

Baca juga:

Dalam laporannya Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Lebak Doddy Irawan, S.T, M.Si menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lebak dengandiberikannya kesempatan untuk mengikuti program Pelatihan Kepemimpinan nasional (PKN) TK II angkatan XVIII tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Lembaga Adminstrasi Negara (LAN) RI bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementerian Pertanian RI.

“Terimakasih Ibu Bupati Lebak Hj Iti Octavia Jayabaya yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengikuti program pelatihan kepemimpinan nasional (PKN) TK II angkatan XVIII tahun 2021 yang diselenggarakan oleh LAN RI kerjasama dengan PPMKP Kementerian Pertanian RI,”kata Doddy Irawan dalam laporannya.

Halaman:

Menurut Doddy, penyelenggaraan PKN TK II angkatan XVIII tahun 2021 itu bersipat blended learnig yang memadukan metode klasikal dan metode distance learning.

“Dengan tahapan Distance Learning (Kelas Virtual) 6-26 Juli 2021, Distance Learning – Off Campus 1 (27 Juli-5 agustus 2021), Distance Learning (6-20 Agustus 2021), Distance Learning of Campus 2 – Implementasi Proyek Perubahan (21 Agustus- 27 Oktober 20210, dan Pembelajran Klasikal (28 Oktober – 4 Nopember 2021),”ujarnya.

Lebih lanjut Doddy mengatakan pada tahapan ke 4, Ia mencoba melakukan proyek perubahan dengan sebuah inovasi yakni Klinik Konsultasi Terkeren Hub (terbukaitu keren) yang merupakan Media Komunikasi dan Kosultasi Langsung masyarakat dan PPID Pembantu dengan PPID Utama ( Diskominfo) secara ofline dan online.

“Inovasi ini sudah didaftarkan melalui kemendagri pada Inovation Goverment Award (IGA) 2021 walaupn masih berada pada tahap inisiatif,”ungkapnya.

Untuk itu pihaknya berharap kepada Bupati Lebak untuk memberikan arahan dan bimbingan pada proyek perubahaan ini, sekaligus melaunching secara resmi Proyek Perubahan Klinik Konsultasi Terkeren Hub (#terbukaitukeren).

Sementara Itu, Dalam sambutannya Bupati Lebak Hj Iti Octavia Jayabaya mengatakan bahwa saat ini dengan adanya pandemi covid-19 di Indonesia , tidak terkecuali Kabupaten Lebak dihadapkan dengan situasi yang tidak pasti dan kompleks. Sehingga situasi ketidakpastian dan komplek ini juga dialami dan berdampak pada seluruh masyarakat Indonesia tidak terkecuali masyarakat Kabupaten Lebak.

Halaman:

Pada konteks ini, Bupati Lebak menyampaikan bahwa Pemkab Lebak terus berusaha dan berikhitiar dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19, melalui sosialisasi, edukasi protokol kesehatan dan program vaksinansi secara bertahap terus ditingkatkan.

Menurut Bupati Lebak, pada masa ini, ada 3 tantangan terbesar yang tengah dihadapi Pemkab Lebak yaitu Pandemi Covid-19, Perubahan Iklim, dan Teknologi Digital. Tantangan terbesar ke 3 terkait Teknologi Digital yang seiring waktu akan terus berkembang di masa depan. Generasi mileneal di Kabupaten Lebak harus memberikan kontribusi, Inovasi dan mengeksplorasi teknologi digital yaitu salah satunya adalah “Aplikasi Terkeren Hub” (terbukaitukeren).

“Ini wujud nyata kontribusi, Inovasi dan Ekplorasi putra daerah Kabupaten Lebak, untuk itu pemerintah daerah terus menekankan kepada setiap OPD untuk cepat merespon dan tanggap dalam layanan informasi publik serta berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat baik melalui media sosial, komunikasi langsung dan maupun media-media lainnya, demi meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik, transparansi dan tata pemerintah yang baik,”ujar Bupati.

Oleh Karena itu, lanjut Bupati dengan adanya Klinik Konsultasi Keterbukaan Informasi Terkeren Hub, diharapkan keterbukaan informasi yang berada di Pemerintah Kabupaten Lebak menjadi lebih baik , serta mendorong inovasi-inovasi lain guna mendorong percepatan visi dan misi Pemkab Lebak, menjadi Pemerintahan yang Baik, Dinamis, Transparan, Bersih dan Akuntabel.

“Untuk itu dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim seraya memohon ridho Allah SWT, dengan ini saya melaunching Klinik Konsultasi Terkeren Hub (#terbukaitukeren). Semoga dengan hadirnya Klinik Konsultasi Terkeren Hub menjadi sebuah Inovasi Baru untuk Badan Publik dan Masyarakat dalam memastikan Indek Reformasi Birokrasi dan iNdek Akuntabilitas Layanan Publik sesuai amanah Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang layanan publik dan Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,”tutupnya. (Red)

scroll to top