Reporter: Daniel Siahaya – Toptime.co.id
Bekasi – Kepala Desa Muarabakti Asmawi menyebut akan mengerahkan RT/RW, Kepala Dusun dan Linmas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan di malam tahun baru.
Pembatasan itu dilakukan sebagai salah satu cara dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19.
“Kita akan menginstruksikan aparat desa, RT/RW dan mengajak tokoh masyarakat, untuk mengimbau warga agar berdiam diri di rumah selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ini semua kita lakukan demi kebaikan bersama juga. Soalnya, apabila kegiatan masyarakat tak dibatasi dikhawatirkan akan kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19,” tutur Asmawi, Jumat (10/12/2021).
Asmawi pun mengharapkan dengan adanya pembatasan kegiatan masyarakat di momen Nataru para warga dapat lebih terjaga dari kemungkinan terpapar virus yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.
“Jadi meskipun warga Muarabakti sudah melakukan vaksinasi, kita tetap harus waspada agar tidak ada lagi lonjakan postif Covid-19 di wilayah kita,” katanya.
Dirinya juga berpesan kepada khalayak untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti, tidak lupa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan menghindari mobilitas yang tidak perlu.
Selain itu, pihaknya juga mengajak para warga yang belum melakukan vaksinasi agar segera melakukan vaksin.
“Yang belum vaksin, ayo segera vaksin. Ini semua demi kebaikan kita bersama,” ucap dia.



