
Lebak, Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi bersama Forkopimda Lebak, menghadiri Rakor Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid 19 melalui daring di Data Center Setda Lebak Minggu (31/1/2021) malam
Rakor dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan diikuti oleh Kapolri, Panglima TNI, Kepala BNPB, Menteri Agama,Gubernur, Bupati/Walikota, Forkopimda di 13 Provinsi Jawa Bali.
Pertemuan di hari libur tersebut merupakan lanjutan Rapat Koordinasi tingkat menteri bersama kepala daerah 13 provinsi di Indonesia sekaligus keseriusan pemerintah dalam menghadapi pandemi covid-19 saat ini.
Menko Maritim dalam paparannya membahas mengenai peningkatan penegakan disiplin dan yustisi dalam penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dengan operasi yustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan, peningkatan manajemen perawatan pasien Covid-19 untuk menurunkan tingkat kematian, dan meningkatkan tingkat kesembuhan.
Baca Juga…!!!
- Seba Baduy 2026 Resmi Dimulai, Digelar Tiga Hari dan Berlangsung Meriah di Rangkasbitung
- Tokoh Sawarna Sampaikan Keprihatinan, Dorong Pendekatan Bijak dalam Penanganan Tambang Rakyat”
- Alumni SMAN 1 Rangkasbitung Angkatan 1995 Gelar Halal Bihalal pada 10 Mei 2026
- Amirudin Ma’ruf Siap Ramaikan Bursa Ketua KADIN Cilegon, Bawa Modal Pengalaman Organisasi Pengusaha
- Warga Berharap Pemerintah Secepatnya Berikan Solusi Terkait Pertambangan Rakyat, Utamakan Pembinaan
“Penegakan disiplin aturan PPKM wajib dilakukan untuk menurunkan mobilitas masyarakat kepatuhan terhadap 3M. Ini penting untuk menurunkan penambahan kasus baru dan angka kematian” Ungkap Menko Maritim
Luhut Binsar Pandjaitan juga mengatakan dalam operasi yustisi perubahan perilaku masyarakat lebih terintegrasi dan dilakukan secara terukur antara TNI, Polri dan Satpol PP, sehingga perekonomian masih tetap berjalan namun jumlah kasus bisa ditekan.
Halaman:
