Reporter: Daniel Siahaya – Toptime.co.id
Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya kembali mengingatkan dan mengajak warga masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes).
Hal itu menurutnya guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang pernah terjadi tahun lalu pasca Idul Fitri.
“Alhamdulillah kondisi Covid-19 terbaru di Kota Bogor melandai berkat kerja keras semua pihak.
Tetapi kondisi ini tetap harus diwaspadai semua warga. Mengingat setelah liburan panjang angka kasus mengalami kenaikan. Tahun lalu kenaikannya hingga 90 persen setelah lebaran,” kata Bima Arya, Rabu (12/5/2021).
Bima meminta para Satgas Covid-19 Kota Bogor untuk terus mensosialisasikan kepada warga agar tetap waspada dan menyampaikan larangan mudik guna memutus penyebaran dan penularan Covid-19.
Dirinya pun mengaku telah membentuk tim yang akan menangani jika ada warga yang berasal dari luar Kota Bogor yang lolos ke Kota Bogor.
“Saat ini Satgas Covid-19 telah membentuk tim yang akan menanganinya dengan prosedur yang berlaku,” tuturnya.
Untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri, Bima menegaskan diperbolehkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Kapasitas rumah ibadah yang diizinkan juga dikatakannya, hanya 50 persen. Namun untuk tingkat kota ditiadakan.
“Dan untuk kegiatan takbir keliling dan kegiatan lainnya yang menimbulkan kerumunan dilarang,” pungkasnya.


