Reporter: Deni Setiawan
LEBAK – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai saat ini masih diberlakukan hampir di seluruh wilayah Indonesia untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19.
Kepala Desa Kaduagung Timur kec. Cibadak, Nensy Anggraeni mengatakan, bukan hal yang mudah mencegah terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19 bila tidak dibantu dengan kesadaran warga.
Karena kata Nensy selain regulasi yang dikeluarkan pemerintah, tentunya kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat untuk patuh dan taat protokol kesehatan sangat dibutuhkan.
Perlu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona mulai dari diri sendiri dan keluarga.
“Di Indonesia, Pemerintah membuat pedoman dan protokol kesehatan, yang lebih sering disebut gerakan 5M guna untuk membantu pencegahan penularan virus Corona,” kata Nensy Anggareni.
Lanjut Nensy, warga harus terbiasa dengan protokol kesehatan 5M itu, diantaranya memakai masker dan mencuci tangan lebih sering.
Saat yang penting bagi kita untuk mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik sehari, terutama saat sebelum memasak atau makan, setelah menggunakan kamar mandi dan setelah menutup hidung saat batuk atau bersin.
Salah satu warga Kaduagung Timur, Fathur mengaku sudah terbiasa memakai masker. Namun kata dia, masih sering dijumpai ada warga yang abai tidak memakai masker.
“Seharusnya menjadi kesadaran pribadi, jangan karena sekedar takut dengan razia pemerintah. Harus dengan kesadaran, kita bantu selamatkan keluarga dan warga,” kata Sudrajat, (11/11/2021)
Sedangkan Tokoh Masyarakat Lebak, Abah Nunung Hidayat menghimbau agar warga Rangkasbitung tidak lengah dengan menurunnya angka terpapar Covid 19, Rabu (10/11/2021)
Kata Abah Nunung, untuk membunuh virus dan kuman-kuman lainnya, gunakan sabun dan air atau pembersih tangan dengan alkohol setidaknya dengan kadar 60 persen.
Di masa pandemi ini, sangat disarankan untuk mencuci tangan setelah bepergian keluar, menerima barang dari luar, atau setelah berjabat tangan dengan orang lain.
Kata tokoh masyarakat ini, pemerintah membuat pedoman dan protokol kesehatan, yang lebih sering disebut gerakan 5M guna untuk membantu pencegahan penularan virus Corona.
Selain itu, Abah Nunung juga menghimbau agar semua orang, baik yang sehat atau sakit agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Perlu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona mulai dari diri sendiri dan keluarga.
“Kepatuhan pada protokol kesehatan akan mempercepat penyelesaian pandemi covid 19. Kita bantu pemerintah,” kata Abah Nunung. (*))
