Reporter: Daniel Siahaya – Toptime.co.id
Depok – Aparatur Kecamatan Bojongsari bersama unsur tiga pilar menggelar operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di wilayahnya pada Minggu (4/7/2021) kemarin.
Camat Bojongsari Dede Hidayat menyebut bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah dimulai pada tanggal 3-20 Juli mendatang.
Dede menceritakan, selain memberikan sosialisasi terkait protokol kesehatan kepada warga, pihaknya juga memberikan teguran kepada beberapa tempat usaha yang masih membandel beroperasi melewati batas jam operasional yang diterapkan selama PPKM Darurat.
“Kita kan sudah memberikan batas waktunya, sampai pukul 21.00 WIB, tapi pas kita turun ke lapangan masih saja ada yang melebihi batas waktu itu. Kita mintai kerjasamanya agar tertib.
Kita mendapati ada sekitar 11 pelaku usaha yang melanggar dan kita berikan teguran. Kami juga memantau tempat makan yang masih mengizinkan makan di tempat,” ungkap Dede, Senin (5/7/2021).
Dede mengaku masih banyak pelaku usaha di wilayahnya yang melanggar batas jam operasional sehingga menimbulkan kerumunan bagi warga.
“Pertama si kita berikan teguran dulu sambil kita sosialisasi terus terkait pembatasan jam operasional selama PPKM Darurat, kalau kedapatan lagi baru kita sita Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik toko,” tutur dia.
Dede juga mengingatkan, jika masih ditemukan pelanggaran pembatasan jam operasional selama PPKM Darurat, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas. Yaitu berupa penyegelan sementara.
“Jika pemilik masih bandel dan melanggar peraturan ini kita akan segel usahanya untuk sementara waktu,” tegasnya.
Di samping itu, dirinya pun tak henti mengimbau para warga agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan yang pemerintah sudah anjurkan.
Menurutnya, dengan mengikuti anjuran yang sudah ada terkait penerapan protokol kesehatan bisa melindungi diri dari terpaparnya Covid-19.
“Ini kan buat kebaikan kita bersama juga, mari sama-sama saling membatu. Yuk kita disiplinkan 6 M nya (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama),” pungkasnya.
