Close

Saung Ubar Kabingung Cijaku, Wisata Kuliner Baru

Saung Ubar Kabingung Cijaku, Wisata Kuliner Baru

Saat ini, Saung Ubar Kabingung menjadi tempat wisata kuliner baru bagi warga Kecamatan Cijaku dan para pelintas pada jalur Ramgkasbitung - Malingping Via Gunung Kencana.

Lahang Aren, Minuman Andalan Mini Resto ini

TOPTIME.CO.ID, LEBAK – Konstruksi bangunannya dominan menggunakan material bambu. Pemilihan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan seperti bambu sebagai bahan baku utama dari bangunan benar-benar membuat mini resto  Saung Ubar Kabingung tampil beda.

Pemilik Saung Ubar Kabingung, Arifin menjelaskan,  meski baru soft opening pada 14 Juli 2020 lalu,  namun jumlah warga yang berkunjung terus meningkat. Mungkin tempat yang unik dan harga makanan yang terjangkau, membuatnya selalu ramai.

Saat ini, Saung Ubar Kabingung menjadi tempat wisata kuliner baru bagi warga Kecamatan Cijaku dan para pelintas pada jalur Ramgkasbitung – Malingping Via Gunung Kencana.

Saung Ubar Kabingung  berada di Kp. Sukamaju Desa Cijaku Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak, persis di sisi jalan utama yang terbilang ramai.

Saung Ubar Kabingung  dengan konsep bangunan bambu yang punya konstruksi seni yang unik dan nyaman. Begitu pun wadah makanan dan minuman banyak menampilkan hasil karya dari bambu dan batok kelapa.

Di dalam areal mini restoran itu,  pelanggan juga  dimanjakan dengan fasilitas karaoke dan wifi gratis.

“Dalam sehari, pengunjung yang datang jumlahnya berada di kisaran 30 sampai 80 orang. Bahkan di akhir pekan dan hari-hari libur, jumlah pengunjung bisa mencapai di atas 100 orang,” ungkap Arifin kepada awak media.

Saat ini, Saung Ubar Kabingung menjadi tempat wisata kuliner baru bagi warga Kecamatan Cijaku dan para pelintas pada jalur Ramgkasbitung – Malingping Via Gunung Kencana.

Mini resto berkonsep alam ini sangat pas untuk tempat rapat, merayakan ulang tahun, nonton bareng, atau juga sekedar konkow bersama keluarga atau sahabat.

Arifin menjelaskan, sejumlah menu makanan  seperi  ikan bakar, pepes ikan, goreng ikan, sop, sate ayam kambing dll. Selain itu juga ada bakso ikan khas Malingping yang sudah terkenal.

Lahang Aren, Coba Rasakan Nikmatnya

Sedangkan untuk minuman, Saung Ubar Kabingung  memiliki jenis minuman andalan, lahang aren atau lahang nira.

Beberapa di antara pengunjung merasa penasaran dengan rasa minuman yang langsung dituang dari dalam lodong bambu tersebut, dadakan tentunya, sehingga rasanya begitu segar.

Dengan merogoh kocek Rp 10 Ribu, pengunjung bisa menikmati minuman kaya dengan vitamin ini.

Lahang merupakan minuman tradisional yang memiliki rasa yang manis dan segar.Minuman tersebut didapatkan dari pohon aren berusia 5 tahun yang disadap dan mengeluarkan sarinya. Lahang dipercaya sebagai minuman yang memiliki khasiat yang luar biasa.

Biasanya pohon aren yang disadap adalah bagian bunga jantannya. Bagian bunga jantan tersebut memiliki kandungan sari yang cukup melimpah jika dipanen di waktu yang pas, sehingga akan menghasilkan kualitas air nira atau air lahang yang segar.


“Kami ingin mengenalkan minuman tradisional sebelum punah, selain karena pohonnya semakin jarang, penyadapnya juga sekarang tidak sebanyak dulu,” jelas Arifin.

Saat ini, Saung Ubar Kabingung menjadi tempat wisata kuliner baru bagi warga Kecamatan Cijaku dan para pelintas pada jalur Ramgkasbitung – Malingping Via Gunung Kencana.

Pohon nira adalah pohon penghasil gula aren. Selain diolah menjadi gula, air sadapannya juga kerap dikonsumsi menjadi minuman dengan berbagai khasiat.

Lahang dianggap memiliki kualitas layaknya minuman isotonik yang dijual di pasaran.

Satu gelas lahang segar setidaknya mengandung sukrosa sebanyak 13,9-14,9%, protein 0,2%, dan kadar lemak 0,02%, sehingga bisa menggantikan tenaga dan cairan tubuh yang hilang setelah beraktivitas.

Setiap satu gelas lahang juga mengandung protein sebanyak 0,78%. Selain itu dalam setiap 100 ml lahang terdapat kandungan vitamin C sebesar 16-30 gr.

Jumlah ini dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian yang diperlukan oleh tubuh.(*)

scroll to top