
Lebak,- Pemerintah Kabupaten Lebak mengadakan Rapat Koordinasi Mitigasi Penanggulangan Bencana Tahun 2021, yang dipimpin langsung oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Bertempat di Aula Multatuli Setda Lebak, Jum’at (12/11/2021).
Dalam rakor Bupati menyampaikan dengan meningkatnya curah hujan berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada akhir tahun ini, Kabupaten Lebak adalah salah satu wilayah Kabupaten dengan tingkat resiko bencana yang cukup tinggi, maka diperlukannya edukasi secara terus-menerus kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Bupati juga menegaskan bahwa penanggulangan bencana harus melibatkan seluruh stakeholder dengan terus berkoordinasi dengan cepat dan tepat. Beliau melanjutkan, antisipasi bencana dilakukan bukan hanya dititik rawannya saja tapi juga di daerah sekitar titik rawan bencana.
“Untuk antisipasi banjir perkotaan diinstruksikan kepada Dinas PUPR dan Dinas LH agar melakukan pembersihan sumbatan-sumbatan aliran air serta mengefektifkan kembali program Jum’at bersih” Tutur Bupati.
Baca Juga :
- Alumni SMAN 1 Rangkasbitung Angkatan 1995 Gelar Halal Bihalal pada 10 Mei 2026
- Amirudin Ma’ruf Siap Ramaikan Bursa Ketua KADIN Cilegon, Bawa Modal Pengalaman Organisasi Pengusaha
- Warga Berharap Pemerintah Secepatnya Berikan Solusi Terkait Pertambangan Rakyat, Utamakan Pembinaan
- Septo Subono S.P.M.Si Daftar sebagai Calon Ketua PGRI Kecamatan Cibadak 2026, Usung Visi Penguatan Profesionalisme Guru
- Diduga Palsukan Tanda Tangan, Dua Oknum Guru Dilaporkan ke Polres Serang
Sementara itu Komandan Kodim 0603/Lebak Letnan Kolonel Inf. Nur Wahyudi mengatakan diperlukannya kegiatan penanganan bencana di masyarakat agar masyarakat lebih siap ketika terjadi bencana dan lebih memudahkan dalam penanganan.
“Dalam mengantisipasi terjadinya bencana perlu dilakukan beberapa hal, diantaranya adalah tersedianya informasi, memetakan kerawanan bencana, sosialisasi kepada masyarakat/peringatan dini kepada masyarakat” Lanjut Dandim.
Selain itu menurut Bidang Observasi dan Informasi, Stasiun Klimatologi Tangsel Yanuar Henry, Iklim akhir tahun di Indonesia termasuk Kabupaten Lebak dipengaruhi oleh La Nina, sehingga potensi terjadinya hujan pun tinggi, maka kewaspadaan perlu ditingkatkan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi (bencana yang dampaknya dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim dengan berbagai parameternya).(*)

