
Lebak – Pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Binuangeun Desa Muara Kecamatan Wanasalam diduga asal jadi, pasalnya aktivis Lebak Selatan (Baksel), temukan kejanggalan pada pembangunan tersebut.
Eman Sudarmanto, Ketua PW GNPK-RI Banten, menuturkan menemukan kejanggalan-kejanggalan pada pembangunan TPI Binuangeun.
“Kita temukan beberapa tiang bangunan sudah keropos atau terkelupas, ini jelas berbahaya karena merupakan tiang penyangga bangunan,” ujarnya, Selasa (23/11/21).
Pihaknya pun menyebutkan, ketika meninjau pengerjaan, Safety dan Prokes pekerja tidak digunakan.
“Ini proyek Provinsi yang nilainya miliaran lho, tapi kenapa kami lihat tidak ada safety dan peralatan Prokes pada tempat dan pekerja,” tambahnya.
Baca Juga :
- Perbaikan Jalan Leuwidamar–Pasar Kupa Tahun 2026 Terus Digenjot
- ExxonMobil Indonesia dan PT FKT Jalin Silaturahmi dengan PWI Banten, Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Pers
- Penjabat(Pj) Sekda Lebak terima Kunjungan PWI Lebak
- Bapenda Lebak Ikuti Rakor TP2DD, Dorong Percepatan Digitalisasi Daerah
- Alarm Lebak datangi Gedung DPRD Lebak, Soroti Etika Kepemimpinan dan sampaikan10 Tuntutan Masyarakat
Terakhir, Eman mempertanyakan pengawasan baik dari Konsultan maupun dinas terkait, karena adanya pembiaran pada perihal diatas.
“Ini kan ada Konsultan, ada juga pengawasan dari dinas, tapi ko bisa terjadi demikian, seperti ada pembiaran. Kurang pengawasan atau memang ga diawasi,?” Ungkapnya.
Halaman:
