Close

PPNI Ingatkan Pengujung dan Pedagang Pakai Masker Masuk Pasar

Reporter : Achmad Syarif

LEBAK – Pemerintah telah melakukan beragam upaya dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 yang sudah berlangsung sejak awal tahun 2020.

Beragam upaya dalam mencegah penyebaran virus ini terus dilakukan dengan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kebijakan tersebut mendorong masyarakat untuk menyesuaikan perilaku sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Salah satu tokoh Rangkasbitung yang sangat giat membantu pemerintah mengencarkan vaksinasi adalah Ketua Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) Lebak, Endang Komarudin.

Pria ini mengaku, bersama anggota lainnya kerap melakukan sosialisasi ke berbagai tempat yang ada di Lebak, seperti di pasar, terminal dan tempat keramaian lainnya.

Kata Endang, perubahan perilaku pada saat PPKM saat ini harus terus disampaikan kepada masyarakat bahwa nanti untuk bisa membiasakan hidup bersih.

Kata Endang, perlu diingatkan ke masyarakat, mulai dari menggunakan masker hendak berpergian, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, apalagi di tempat keramaian yang penting harus menghindari kerumunan, jangan melakukan hal-hal yang sembrono serta menghindari hal- hal yang tidak kita inginkan.

Salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung, Epi (45) mengaku aktifitas pedagang dan pembeli masih normal. Namun kebiasaan menggunakan masker masih kurang.

Dirinya sepakat, jika sudah sering ada sosialisasi maka harus sering ditindaklanjuti dengan razia masker.

” Jika ada yang tidak memakai masker akan diberi sanksi. Ini demi kebaikan bersama,” kata Epi.

Lanjut dia, pengunjung yang tidak memakai masker seharusnya dilarang masuk ke pasar. Kemudian jika menemukan pengunjung tidak memakai masker perlu ditindak. (*)

scroll to top