,”Kami berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berkomitmen memberantas preman dapat direalisasikan untuk menangkap pelaku perkusi terhadap dua jurnalis di Majalengka itu, ” katanya menegaskan.
Untuk meminimalisasi kekerasan terhadap wartawan, kata Fahdi, PWI Lebak terus membekali pembinaan kaedah- kaedah jurnalistik kepada anggotanya di antaranya teknik wawancara agar narasumber senang menerimanya.
Selain itu juga sikap prilaku juga pakaian yang rapih dan bersih.
Disamping itu menyajikan berita yang imbang dan tidak menimbulkan fitnah dan hoaks.
” Kami berharap wartawan di lapangan bekerja profesional dan memiliki kecakapan berbicara yang komunikatif sesuai kaedah jurnalistik itu, sehingga tidak menimbulkan kekerasan, ” katanya menjelaskan.(*)