
Malang. Dalam rangka menjamin suksesnya pelaksanaan Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang terfokus pada pengelolaan persampahan di Kabupaten Lebak, Pj. Bupati Lebak Gunawan Rusminto lakukan konsolidasi dan koordinasi lanjutan dengan Pj. Walikota Malang Iwan Kurniawan bertempat di Balai Kota Malang. (Kamis, 10/10/24).
“Saya bersama Pak Yosep (Kepala Bapelitbangda Kab. Lebak) hari ini menyambangi kantor walikota malang untuk bertemu pak Iwan (Pj. Walikota Malang), hal ini kita lakukan untuk kooordinasi lanjutan agar nanti ketika sudah ditahap pelaksanaan programnya (LSDP), tidak terjadi kesalahan kesalahan yang fatal dan menimbulkan permasalahan yang serius bagi Kabupaten Lebak nanti,” ujar Gunawan dikesempatan tsb.
Dalam pertemuan itu juga, Pj Walikota Iwan yang juga sebagai Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) pada Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri, turut memberikan masukan-masukan yang tidak lain bertujuan untuk suksesnya pelaksanaan Program LSDP.
“Ya saya sebelum jadi Pj. Walikota Malang, juga pernah menjabat sebagai Pj. Bupati Lebak, sehingga saya pikir untuk Kabupaten Lebak ini memang harus selalu dilakukan pendampingan secara berkesinambungan agar nantinya LSDP di Kab. Lebak bisa sukses dan berjalan dengan baik,” jelas Iwan.
Untuk diketahui, proyek LSDP merupakan program Ditjen Bina Bangda Kemendagri, bersama Kementerian PUPR dan Bappenas serta didukung oleh World Bank yang berfokus pada manajemen pengelolaan sampah di wilayah perkotaan dengan mengintervensi lima aspek pengelolaan sampah.
Pertama adalah aspek kelembagaan yang berfokus pada regulator dan operator pengelolaan sampah.
Aspek kedua berupa pembiayaan dalam hal pengelolaan sampah, Ketiga adalah aspek regulasi yang memayungi aturan pengelolaan sampah, Keempat keterlibatan dan partisipasi di tingkat masyarakat.
Dan yang terakhir yakni aspek tata kelola teknis operasional dalam pengelolaan sampah, dengan output berupa pembangunan infrastruktur berupa fasilitas pengelolaan sampah di tingkat daerah dan masyarakat.(***)