Ori, Salah Satu Cakades Sukamekar Sari Kalanganyar yang Siap Bekerja Dengan Hati

Ori, Salah Satu Cakades Sukamekar Sari Kalanganyar yang Siap Bekerja Dengan Hati

LEBAK – Husnul Khori yang akrab disapa Ori menjadi salah satu calon kades Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak yang ditetapkan oleh Panitia Pilkades Sukamekarsari, Senin (23/8/2021).

Calon Kepala Desa Sukamekarsari Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak Husnul Khori akrab disapa Ori akan bertandang dalam merebut hati rakyat, Pada Pilkades serentak Oktober mendatang, di Kabupaten Lebak.

Ori mendapatkan nomer empat dan warna biru Semangat perubahan desa menuju lebih baik. Di desa tempat tinggalnya, nama Ori dikenal sebagai Lelaki dermawan melalui kiprahkan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dan juga Ori dengan rutin selalu melakukan santunan yatim piatu dan warga tak mampu di desanya.

Untuk hal tersebut, Ori telah mempersiapkan program – program kerja kedepan dengan realita visi misinya yang memihak rakyat, dan untuk kepentingan masyarakat Desa Sukamekarsari dalam memajukan wilayah, bila nanti terpilih.

“Saya telah mempersiapkan berbagai program yang akan dicanangkan kedepan bila terpilih menjadi Kepala Desa Sukamekarsari Periode -2021 – 2027 nanti, ujar ori kepada tim media, Rabu (25/08/2021).

“Kedepan kita akan berupaya membentuk Indek Pembangunan Manusia (IPM) yang seutuhnya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, profesional dan berdaya saing tinggi tegasnya,

Disamping untuk kemajuan desa, membangun SDM aparatur desa yang profesional, berintigritas tinggi amanah juga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi” Ucapnya,

Maka dengan ditingkatkannya Indeks Pembangunan Manusia dan Sumber Daya Manusia tentu salahsatunya akan meningkatkan sektor ekonomi. Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) contohnya, di Desa Sukamekarsari perlu mendapat perhatian khusus, karena sangat mampu mendongkrak perekonomian di tingkat desa.

“Banyak pedagang warungan, balukan dan industri kerajinan yang perlu didukung melalui dana desa. Nantinya bisa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau pinjaman modal bergulir. Bisa juga dengan pendampingan agar bisa mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank,” kata Ori.

Menurutnya, sekecil apapun jenis usaha UMKM pasti akan berdampak positif dalam ekonomi di perdesaan. Dia mencontohkan, bila ada UMKM makanan ringan misalnya, maka setidaknya bisa menyerap 2- 10 tenaga kerja, ditambah lagi pemasok bahan baku dan pemasaran.

Selain dibidang ekonomi, peningkatan IPM dan SDM juga akan berdampak pada sektor lainnya, yaitu sumber air bersih untuk kepentingan masyarakat, saluran irigasi, pembangunan jalan poros desa, dan berbagai bidang lainnya.

Ori juga menambahkan, terkait, visi misinya, bersama aparatur desa RT, RW, LPM, BPD dan lainnya dan semua segenap elemen terkait yang ada akan terus bersinergi dengan kepemimpinannya.

“Amanah itu merupakan beban yang harus dujalankan, karena saya meyakini bahwa semakin kita bersedia bertanggung jawab atas perbuatan – perbuatan kita, semakin banyak pahala dan kredibilitas yang kita miliki,” tegasnya. (Red)

scroll to top