Open Bidding Sekda Lebak, Kompetensi dan Integritas Jadi Faktor Penentu

Pengamat kebijakan publik Aryo Lukito


Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak kembali membuka ruang seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah. Melalui mekanisme open bidding, tiga putra terbaik daerah bersaing untuk mengisi kursi nomor satu di jajaran birokrasi Pemkab Lebak.

Proses seleksi ini mengedepankan prinsip meritokrasi. Penilaian difokuskan pada rekam jejak, kompetensi manajerial, serta pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, netral, dan melayani.

Pengamat kebijakan publik Aryo Lukito menilai langkah ini tepat. Menurutnya, tolok ukur utama dalam memilih Sekda adalah kemampuan mengelola birokrasi sesuai aturan, bukan latar belakang pribadi maupun keyakinan.

“Yang kita pilih dan kita pimpin ini adalah birokrasi, bukan organisasi keagamaan. Karena itu tolok ukurnya adalah kapasitas membangun sistem, menegakkan aturan, serta menjaga netralitas dan profesionalitas ASN dalam melayani seluruh warga tanpa kecuali,” tegas Aryo Lukito.

Ia menambahkan, open bidding memberi sinyal positif bahwa Pemkab Lebak ingin menempatkan orang yang tepat pada tempatnya. Dengan demikian, birokrasi dapat berjalan efisien, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Tiga kandidat yang lolos tahap administrasi kini memasuki tahap presentasi visi-misi dan uji kompetensi. Hasil akhir diharapkan melahirkan Sekda yang mampu merawat kebinekaan dan memperkuat pelayanan untuk seluruh masyarakat Lebak. (Red)


scroll to top