Merasa Dilecehkan Oknum DPRD Berinitial RSD, Belasan LSM Datangi DPRD Lebak

Karena merasa dilecehkan dengan pernyataan salah satu anggota DPRD lebak dari Partai Golkar berinitial RD, belasan aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) datangi gedung DPRD lebak, Jum'at (13/3/2020)

TOPTIME. CO. ID, LEBAK – Karena merasa dilecehkan dengan pernyataan salah satu anggota DPRD lebak dari Partai Golkar berinitial RSD, belasan aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) datangi gedung DPRD lebak, Jum’at (13/3/2020)

Ketersinggungan sejumlah LSM itu bermula dari pernyataan RSD saat memberikan sambutan pada perayaan Isra Mi’raj di Kp. Ciparay Desa Panancangan Kec. Cibadak pada 8 Maret lalu.

Menurut para LSM tersebut, pada sambutannya, dengan nada tinggi RSD mengatakan bahwa keberadaan LSM hanya mengganggu dan merongrong kegiatan pemerintah dalam melaksanakan programnya, apalagi di kecamatan cibadak menurutnya sarangnya para LSM yang hanya membuat para pengusaha tidak nyaman bila ada pekerjaan di daerah ini.

“LSM cuma mengganggu kegiatan-kegiatan yang ada, hanya bisa merongrong saja, dan di cibadak ini gudangnya LSM, jadi dewan, pemerintah, dan pengusaha yang ada di kabupaten Lebak merasa tidak nyaman,” ucapnya dengan nada kencang saat menyampaikan sambutannya.

“Kalau tidak bertemu pada hari ini (11/3) kami akan melakukan aksi didepan gedung DPRD kabupaten lebak untuk meminta pertanggung jawaban dari RD atas pernyataanya yang menghina kami,” ujar Novi Agustina perwakilan Aktivis Lebak.

Namun RSD, anggota dewan tersebut sedang tidak ada dikantornya, kedatangan para aktivis lebak yang dikomandoi oleh Ketua LSM LP3B Yudhistira tersebut hanya diterima oleh Nana Sumarna dari fraksi partai golkar dengan mengatakan bahwa dirinya tidak mewakili partainya ataupun lembaga legislatif DPRD kabupaten Lebak.

“Untuk saat ini saya tidak mengatas namakan partai atau dewan, tapi saya hanya sebatas memediasikan agar permasalahan ini cepat clear,dan adapun dengan oknum dewan tersebut akan kami panggil dan agar secepatnya di realisasikan sampai ada titik penyelesaian dengan para rekan LSM,” tutur Nana.

Saat dikonfirmasi wartawan terkait tindak lanjut penyelesaian masalah dengan para aktivis pada Kamis (12/3) Nana mengatakan, permasalahan itu sudah selesai melalui koordinator LSM yang saat itu datang, tetapi Nana tidak menjelaskan penyelesaian seperti apa yang sudah diselesaikan dengan para aktivis.

Sementara RSD, hingga berita ini diunggah masih belum bisa ditemui karena tidak berada di kantornya. (*)

scroll to top