
Lebak. – Setelah mengecek vaksinasi tahap 1 dan tahap II dikediaman H.Mulyadi Jayabaya yang berlokasi di Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung. Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, langsung meninjau lokasi peternakan ikan patin di Kampung Rancamulya, Desa Banjarsari, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.Kamis (19/8/2021).
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono dalam sambutannya mengatakan, dalam kegiatan ini harapan pemerintah mendorong masyarakat dapat antusias menjadi petani budidaya ikan air tawar.
“Kedepan komoditas ikan air tawar akan maju baik lokal dan internasional. Sehingga perlu adanya edukasi kepada masyarakat agar bergerak dalam budidaya tersebut,” ujarnya.
“Adanya percepatan pembuatan kolam yang diperlukan adalah longarm (alat berat). Kita selaku pemerintah memberikan bantuan sejumlah 3 unit guna percepatan pembuatan kolam budidaya ikan air tawar. Semoga semakin banyak masyarakat yang menjadi petani budi daya ikan air tawar,” tambahnya.
Baca Juga:
- PWI Banten dan Untirta Siap Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Jurnalistik
- Operasi Simpatik Polresta Pati Edukasi Keselamatan dan Pajak Kendaraan
- Polri Jamin Kesempatan Sama bagi Seluruh Peserta pada Penerimaan Taruna Akpol 2026
- Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah
- Jaga Kebugaran dan Soliditas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Olahraga Rutin Bersama
Sementara, Tokoh masyarakat Mulyadi Jaya baya mengatakan, dalam hal pembuatan kolam terkendala alat berat. Dengan adanya bantuan dari pemerintah alat berat (Excavator), sangat membantu bagi petani guna percepatan pembuatan kolam.
“Bibit ikan air tawar saat ini kita dapatkan dari luar daerah yaitu wilayah Subang, Cianjur dan Sukabumi. Adapun lokasi dan tanah ini kami siapkan pinjaman buat petani dan pemerintah bila dijadikan lahan peternakan ikan air tawar,” kata Mulyadi Jayabaya.
“Di lahan ini telah dilaksanakan budidaya ikan Patin terdapat banyaknya 140 kolam dibangun selama 6 bulan. Sementara luasan sekitar 14 hektar rata-rata luas kolam 400 m2 dengan hasil produksi yang diharapkan 8 ton per panen dengan pemberian selama kurun waktu 3 bulan, adapun kisaran harga jual ikan patin Rp. 15.000 – Rp. 16.000/Kg,” tutupnya. (*)