Close

Mempertahankan Usaha Kuliner Dimasa Pandemi Civid-19

Reporter: Fandi Perdana –toptime.co.id

Singkil – Pandemi virus corona atau Covid-19 menyebabkan masyarakat tidak bisa beraktivitas secara normal, imbasnya penghasilan masyarakat terganggu selama  masa pandemi ini.

Seperti usaha Kuliner , Omzet para pebisnis di sektor ini menurun seiring dengan banyak orang yang memilih berdiam di rumah.

Para pelaku usaha Kuliner tersebut akhirnya harus memutar otak, menyiapkan sejumlah strategi untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang sedang mewabah.

Selain itu, Pelaku usaha Kuliner tersebut harus mulai menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini alias hidup normal dengan cara baru (new normal).

Berbagai cara dilakukan oleh banyak pelaku usaha Kuliner ini mulai dari mempromosikan makan di media- media Sosial, layanan Dilivery hingga memberikan penawaran lebih murah.

Saat ini bagaimana kita mengembangkannya mulai dari mengetahui hal apa yang lagi trend atau menarik perhatian di social media untuk meningkatkan penjualan melalui sosmed

Dengan ada media sosial seperti Facebook, Whatsapp, Instagram dan yang lain nya sangat membantu untuk mengiklankan makanan atau Produk yang ingin kita jual tampa harus membayar ungkap Amirul

Agar bisnis Rumah makan tak ‘mati’ begitu saja, Amirul mengatakan para pelaku Usaha di bidang Kuliner haruslah siap untuk beradaptasi dengan kondisi yang disebut “new normal” ini.

Kalau kita mau berfikir dengan tenang semuanya ada jalan keluar, karna disetiap musibah pasti ada hikmahnya, jadi kita juga harus tetap berusaha dan berdoa agar masa pandemi ini cepat berakhir, tambah Amirul.

Jadi, rasanya kita ambil positifnya bahwa memang manusia itu kalau mendapatkan tekanan seperti itu akan muncul kreativitas, pada saat kita ini hidup dalam kenyamanan, mungkin kreativitas itu tidak akan lebih lagi secara lebih cepat,” tuturnya.

Selain itu kita juga harus membuat masakan atau minuman yang bisa dinikmati berbagai kalangan.

memang kita harus meningkatkan meningkatkan Omzet penjualan juga tetap menerapkan Protokol Kesehatan Seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

Karna dengan kita menerapkan Prokes berarti kita membantu untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19.

Agar tidak ada lagi kasus pasien Positif dan meninggal dunia akibat Covid-19 dan kita bisa beraktivitas seperti biasanya tampa ada pembatasan.

Maka dari itu Amirul berharap kesadaran semua pihak dalam menjalankan dan menerapkan Protokol Kesehatan tanpa harus selalu diingatkan oleh pemerintah.

Karna menjalankan Protokol Kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama dalam upaya memberantas penyebaran Covid-19 ini.

Menghadapi masa krisis saat ini tidaklah mudah, Untuk dapat melaluinya. kita harus beradaptasi dengan keadaan, Anda boleh saja khawatir, asalkan terus memantau pergerakan usaha, jaga  agar terus seimbang, dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen agar mampu bertahan pada saat kondisi seperti ini

Karena  masih berhadapan dengan Covid-19, kita harus senantiasa berubah perilaku kita memutus mata rantai itu sambil mengembangkan inovasi kreativitas agar supaya bisa produktif, kreatif, tetapi tetap aman,” ujarnya

scroll to top