Masker Kain Beratnya Hanya 50 Gram, Kenapa Berat Pakainya ?

Reporter : Ahmad Syarif

LEBAK – Guyonan tentang masih banyaknya orang yang malas membawa dan memakai masker saat keluar rumah dan berinteraksi mengemuka dalam diskusi santai antar penggiat dan Komunitas Aspiratif Lebak, Senin(6/12/2021)

Diskusi yang pesertanya terbatas itu, untuk mengingatkan agar penggiat sosial dan awak media semakin intens mengajak warga lainnya mematuhi protokol kesehatan

Sambil menikmati kopi yang disuguhkan panitia, peserta diskusi yang tak lebih dari 10 orang itu berdiskusi soal kelucuan orang yang malas pakai masker.

“Saat ini, ketika ada yang tak pakai masker, orang itu kelihatan lucu, kalau tidak disebut bodoh,” kata Dese Suherli, penggiat sosial.

Salah satu Dosen di Rangkasbitung, Wandi Sayid, menuturkan, konyolnya, saat sudah terbukti banyak orang meninggal terpapar Covid, masih ada orang yang tidak mempercayai Covid 19 itu ada.

“Hari gini masih meragukan adanya Covid, ini kekonyolan,” kata Wandi, peserta diskusi pun tertawa.

Kekonyolan lainnya, masih ada orang yang seakan berat membawa masker.
Padahal hanya sehelai kain yang begitu ringan.

“Apalagi kalau maskernya dibuat dari lempengan besi, yang sekedar kain ringan saja sudah gak mau pakai, orang konyol kayak gini mestinya diapain ya ?” kata Wandi, kembali peserta diskusi dibuat terbahak bahak.

Kata Wandi, semua usia harus terbiasa pakai masker, baik anak-anak maupun dewasa.

Candaan lainnya, soal salah pasang masker. Masih didapati ada yang memakai masker sekedar menutupi dagu, sementara hidung dan mulut terbuka.

“Konyol ketiga, salah kamar, masker penutup dagu,” canda Wandi.

Peserta lainnya, Dede bicara soal perubahan perilaku pada saat PPKM saat ini harus terus disampaikan kepada masyarakat bahwa nanti untuk bisa membiasakan hidup bersih.

Soal hidup bersih sudah menjadi tuntunan agama, maka seharusnya tidak jadi masalah, mengenakan masker jadi kebiasaan.

Untuk itu, dukungan masyarakat sangat penting agar Kabupaten Lebak bisa segera turun ke level 1 jika persentase vaksin sudah mencapai lebih dari 70 persen.

Selain vaksin, kesadaran untuk memakai masker juga haru terus disosialisasikan.

“Semakin cepat semakin baik agar persentase vaksinasi semakin naik. Jika sudah turun level PPKM, tentu semua senang,” katanya.(*)

scroll to top