Reporter: Michael Londok Luis Lengkong –toptime.co.id
KAB.BEKASI – Sebanyak 224 warga Kabupaten Bekasi terdampak positif Covid-19.
Peningkatan kasus positif ini diketahui dari klaster rumah tangga yang mendominasi. Hal itu dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah, Senin (28/12).
“Iya data hari ini tembus 224 warga yang positif Covid-19. Belum turun, tambah meningkat,” katanya.
Iapun menjelaskan peningkatan positif tersebut diketahui dari klaster rumah tangga, yang disebabkan lantaran kurangnya mematuhi protokol kesehatan.
“Meningkat Klaster rumah tangga karena kedisiplinan masyarakat 3M menurun, mobilitas naik,” tuturnya.
Diketahui dari data pikokabsi. Bekasikab.go.id Senin 28 Desember 2020 pukul 11.00 wib, total angka positif 8566, kemudian sembuh 7794 ada peningkatan 180, meninggal 161 ada penambahan 4 pasien.
“Yaitu total data hari ini dan untuk klaster rumah tangga jumlah sekitar 25 % dari kasus tersebut, cukup signifikan kenaikannya,” tuturnya.
Untuk mencegah penularan virus di masyarakat, Dia juga
terus mengingatkan kepatuhan dan disiplin akan protokol kesehatan.
Karena, kunci utama memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 adalah menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dan 3 W, wajib iman, wajib aman dan wajib imun.
Dengan disiplin menjalankan 3M, bukan saja melindungi diri sendiri tetapi juga orang terkasih dan keluarga di rumah terpapar Covid-19.
“Saya menghimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dan tetap jaga kesehatan dengan berolahraga,” tandasnya.



