TOPTIME.CO.ID, TANJABBAR – Sehubungan dengan kebijakan Kerajaan Saudi Arabia (KSA) terhadap penghentian sementara Jama’ah Umroh, Calon Jama’ah Umroh yang telah terjadwal pada Bulan Maret ditunda, hal ini terjadi pada salah satu Agen Penyedia Jasa layanan Umroh Kab. Tanjab Barat, Yayasan Nurul Armain.
Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kemenag Tanjab Barat, Hendra Kusuma, membenarkan dengan adanya penghentian sementara oleh KSA.
“Iya, kita tunggu keputusan dari Pusat. Yang dilakukan pemerintah itu adalah yang terbaik, kita patuhi, kita taati dan kita juga antisipasi dalam rangka mencegah virus Corona. Kita harap masyarakat mendukung kebijakan tersebut, ini pencegahan ini,” kata Hendra, Senin (02/03/2020) di Kantor Yayasan Nurul Armain.
“Untuk jumlah Jama’ah yang ditunda, kita belum lakukan pendataan,” cetus Hendra.
Ditempat yang sama, Pimpinan Yayasan Nurul Armain, H. Harmen, mengakui bahwa pihaknya telah menunda keberangkatan Konsumennya pada Bulan Maret ini.
“Tanggal 12 Maret 2020, rencananya Tujuh Orang Jama’ah sudah terjadwal. Akan tetapi, dengan adanya kebijakan dari Sauidi, maka kita tunda sampai dibukanya kembali,” ucap Harmen.
Ia menyetujui kebijakan KSA tersebut, karena ia menganggap itu adalah kebijakan yang sangat bagus.
“Bagus, dari pada berdampak buruk. Contohnya pirus, pabila orang sudah kena virus dan memang sudah sembuh, namun kumannya belum steril, takutnya timbul lagi,” katanya.
“Jama’ahh yang sudah terjadwal tetap menunggu, tidak ada jama’ah yang mau membatalkan niat ibadahnya,” tutupnya.
Berita ini merupakan laporan dari M. Rahim, wartawan TOP TIME untuk wilayah Tanjab Barat dan sekitarnya. (*)



