Dikatakan Imad, pemberian bantuan paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga tidak mampu dan lembaga pendidikan.
“Nilainya tidak seberapa, namun kami berharap bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan keberkahan,” kata Imad, kepada wartawan, Sabtu (12/12).

Menurutnya, di waktu sulit saat ini karena pendemi covid-19 melanda, harus banyak berbagi. Karena, aktivitas dan perekonomian warga banyak terhambat karena dibatasi oleh aturan.
“Selain menyakurkan bantuan paket sembako, kita juga melakukan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan (prokes) dimasa pandemi ini,” tuturnya.
- Kolaborasi PWI Lebak dan Dindik, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Daerah
- HMI Banten Soroti Kepemimpinan dan Kinerja Polda Banten
- Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional
- Seba Baduy 2026 Resmi Dimulai, Digelar Tiga Hari dan Berlangsung Meriah di Rangkasbitung
- Tokoh Sawarna Sampaikan Keprihatinan, Dorong Pendekatan Bijak dalam Penanganan Tambang Rakyat”
Lanjutnya, dengan disiplin prokes, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran covid.
“Kami juga berharap agar masyarakat tidak takut jika ada test swab gratis dari pemerintah. Karena test swab ini tidak berdampak negatif terhadap kesehatan,” paparnya.(*)


