TOPTIME.CO.ID, KOTA BEKASI – Hari Ulang Tahun (HUT) ke 1 Perkumpulan Keluarga Lampung Bersatu( PKLB) berjalan meriah dan lancar. Minggu (15/9/19) di Kota Bekasi.
Acara yang dihadiri dari berbagai cabang PKLB dan perwakilan beberapa ormas ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi untuk warga perantau lampung khusunya dan umumnya untuk semua warga negara indoneaia
Ketua panitia HUT PKLB sekaligus pembina Taufik Hidayat mengatakan kilas balik sejarah PKLB terbentuknya berawal dari silaturahmi keluarga masyarakat Lampung yang ada di Kota Bekasi maka timbulah ide.
” awalnya dulu ikatan keluarga lampung pas mau didaftarkan ke notaris tidak bisa mengunakan kalimat ikatan, bisa perkumpulan. Maka dibuatkan Perkumpulan Keluarga Lampung Bersatu (PKLB) dan kita notariskan,” ungkap topik
Topik juga mnagatakan sejak dinotariskan sampai satu tahun ini anggota sudah mencapai 500 orang dari berbagai cabang
Pihaknya berharap agar setelah berdiri PKLB bisa bermanfaat untuk orang banyak.
” Kita tidak memandang suku, siapa dia darimana dia atau profesinya apa ketika sudah kumpul di PKLB semua sama.” harapnya
Taufik sebagai pembina juga berpesan kepada seluruh anggota PKLB untuk menaati Anggaran Dasara dan Anggaran Rumah Tangga AD/ART yang sudah dibuat
Pesan ketika kita ada didalam PKLB mari bersma-sama apabila ada hal-hal diluar dugaan kita berembug kalau memang ada dalam lingkup PKLB dan memgedepankan musyawarah
Sesuai dengan tujuan terbentuknya pklb bertujuan untuk bersilaturahmi antara kelaurga lampung itu sendiri keluraga lampung dengan lingkungan pribumi tidak memandang suku.
Sementara ketua umum PKLB Erwansyah berpesan kepada seluruh anggota pklb agar semakin merunduk, semakin sopan dengan sesama, talisilaturahmi tetap berjalan
Erwanysah juga mengaskan agar semua anggota mematuhi AD/ART yang sudah dibuat.
“Saya tidak segan-segan kepada anggota yang melanggar AD/ART akan diberikan sanksi,” tegasnya
Pantuan dilapangan Acara HUT PKLB pertama ini juga diselingi dengan penggalangan dana buat keluarga anggota pklb yang memderita sakit kanker dan diserahkan secara simbolis oleh ketua umum. (Amsar J )



