Close

Hasil Lelang Jabatan PDAM Bhagasasi Disoal, Menantu Dirut dan Istri Panitia Lolos

Hasil Lelang Jabatan PDAM Bhagasasi Disoal, Menantu Dirut dan Istri Panitia Lolos

TOPTIME.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Reformasi birokrasi yang selama ini digaung-gaungkan ternyata belum sepenuhnya berjalan. Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dianggap sebagai masalah utama penyebab bobroknya birokrasi pemerintahan masih saja terjadi. Hal ini dikatakan oleh Ketua Lingkar Kajian Mahasiswa Bekasi (Link-MB)┬áDavid Septino kepada Top Time, Selasa (14/10/19)

Ketua Lingkar Kajian Mahasiswa Bekasi (Link-MB) membeberkan, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Bekasi yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bhagasasi baru-baru ini melakukan pengisian beberapa jabatan Kacab, Kabag dan Kasie.

Menurut dia nama-nama yang lolos lelang jabatan terdapat nama-nama yang ada hubungan keluarga dari Dirut PDAM Bhagasasi Usep Rahman Salim dan Istri Junaedi selaku ketua lelang jabatan.

“Contoh yang lolos Yos Firdaus adalah mantu dari Dirut dan Nurbaya adalah istri dari Junedi selaku ketua lelang jabatan,” ucap David.

Padahal kata David, menurut aturan Undang-Undang (UU) No 28 tentang penyelenggaraan Negara yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme ketentuan umum poin 7 nepotisme adalah setiap perbuatan penyelenggara negara secara melawan hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan atau kroninya di atas kepentingan masyarakat bangsa dan negara.

” Pasal 2 poin 7 menyebutkan Pejabat lain yang memiliki fungsi strategis dalam kaitannya dengan penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Senada dengan Link-MB, Forum Pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi Irham Firdaus mengatakan Kabag hukum dan Humas PDAM jangan mencari pembenaran dengan menggunakan UU ketenagakerjaan sebagai  acuan  regulasi dalam proses seleksi jabatan di lingkungan PDAM Tirta Bhagasasi. UU No 28 tahun 1999 tentang KKN pasal 2 poin 7 lah yang harusnya jadi acuan utama dalam proses itu. 

” Direksi, Komisaris dan pejabat struktural lainya pada BUMN dan BUMD,” katanya

Irham juga mendorong agar Bupati Bekasi mengevaluasikinerja Direksi PDAM Tirta Bhagasasi sesuai dengan jargon atau selogan Bupati Bekasi, Bekasi Baru Bekasi Bersih.

” Bekasi Baru Bekasi Besih, artinya harus bebas dari KKN dan jangan biarkan terjadi di PDAM Tirta Bagasasi,” pungkas Irham.

Sementara itu Dirut PDAM Bhagasasi melalui Kepala Bagian Humas (Kabag Humas) dan Bagian Hukum Yusmet mengatakan terkait tudingan nepotisme oleh Link-Bekasi dirinya berkelit bahwa tidak ada masalah karena dulu terkait hal tersebut pernah ada yang menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan akhirnya diperbolehkan sesuai UU 13 Tahun 2003. 

” Boleh suami istri maupun keluarga tidak ada masalah sesuai regulasi,” kata Yusmet di kantornya, Selasa (15/10/19)

Saat disinggung apabila suami Istri dan keluarga khawatir konflik interes pihaknya menyerahkan kepada khafilah selaku konsultan.

” Kita gak mau pusing, kalau kita kesitu kita pusing serahkan aja apapun menurut dia silahkan saja, menjaga profesional dia silahkan saja,” ucapnya Yusmet. (Sar)

scroll to top