Close

Dinkes Kota Bekasi Minta Masyarakat Waspada TBC Ditengah Pandemi Covid-19

Dinkes Kota Bekasi Minta Masyarakat Waspada TBC Ditengah Pandemi Covid-19

Dinkes Kota Bekasi Minta Masyarakat Waspada TBC Ditengah Pandemi Covid-19

Reporter: Daniel Siahaya – Toptime.co.id

Kota Bekasi – Ditengah maraknya pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini, Ada penyakit yang harus diwaspadai juga oleh masyarakat luas yaitu TBC (Tuberculosis).

Melihat perkembangan TBC di Indonesia masuk urutan ke-3 dalam kasus penyakit TBC terbanyak di dunia dibawah negara India dan China, di Provinsi Jawa Barat pun berada di posisi ke-3 dibawah Papua dan Banten.

Atas dasar itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi membuat program KEBAS TBC dengan 5T (Kecamatan Bebas Turboculosis dengan 5T).

Berbagai upaya sosialisasi pun terus dilakukan oleh Dinkes kepada lurah dan kepala puskesmas se-Kota Bekasi agar dapat tersampaikan dengan baik kepada khalayak.

“Dalam hal ini, kami Pemerintah Kota Bekasi berharap akan adanya efek jangka panjang dari program ini, sehingga program ini dapat menciptakan Kota Bekasi bebas dari TBC,” ungkap Tanti Rohilawati selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi beberapa waktu lalu, Senin (26/10/20).

Tanti meminta kepada semua pihak agar bersama-sama saling membantu dan berkomitmen untuk melancarkan program tersebut. Sehingga, penyelesaian terkait TBC di Kota Bekasi dapat ditekan.

“Bukan suatu hal yang mudah menjalankan program perubahan untuk menekan angka penyebaran TBC ditengah pandemi Covid-19 yang sedang mewabah di Kota Bekasi, akan banyak kendala yang dihadapi.

Salah satu kendalanya adalah pembatasan terkait pertemuan secara langsung dengan adanya protokol kesehatan sehingga para kader dan tim yang mendampingi tidak dapat seterusnya melakukan kunjungan langsung, akan tetapi melalui virtual,” jelasnya.

Bukan hanya itu saja, kata Tanti, dari segi pendanaan, tenaga dan perhatian semua masih terkonsentrasi kepada kasus pandemi Covid-19. Namun, dibalik itu semua, dirinya tetap optimis akan bisa melaksanakannya dengan lancar.

”Dengan adanya program ini, saya yakin dapat menekan kasus TBC yang ada di Kota Bekasi. Jika tidak bisa hilang semua, minimalnya perkecamatan sudah dapat mengurangi kasus-kasus TBC dan tidak menularkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, KEBAS TBC dengan 5T ialah singkatan dari Kecamatan Bebas Tuberculosis dengan Tersedianya SK PPM TBC Tingkat Kecamatan dan Kelurahan, Tersedianya SK TIM DOTS di fasilitas pelayanan kesehatan, Tersedianya SK Protokol Kesehatan TBC, Tersedianya Kartu Kendali Follow Up pemeriksaan laboratorium pengobatan pasien TBC oleh kader TBC pendamping, Tersedianya Kartu Kendali minum obat pasien TBC oleh kader TBC pendamping.

scroll to top