Dinas PUPR Lebak Bangun Puluhan Pamsimas

TOPTIME.CO.ID, LEBAK – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSINAS) adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.


“Program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah diwilayah perdesaan dan peri-urban,”kata Kadis PUPR Kabupaten Lebak, Wawan Kuswanto, Kamis (2/5).


Dikatakan Wawan, Pamsimas diharapkan mereka (warga masyarakat-red) dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan sefrta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Penerapan Program ini dalam rangka mendukung pencapaian target MDGs (sektor air minum dan sanitasi) melalui pengarusutamaan dan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat,”ujarnya.
Wawan mengungkapkan, pada tahun 2018 kemarin sedikitnya lima puluh desa yang tersebar di 28 kecamatan di Lebak mendapatkan program Pamsimas. Sebagai leading sektor, pihaknya mengharapkan program tersebut bisa berjalan maksimal dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.


Sementara itu, program bantuan air bersih Pamsimas dari pemerintah dirasa sangat bermanfaat bagi warga Desa Sukanegara, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak. Membuat sejumlah warga mengapresiasi dan menyambut baik program rersebut. Menurut Saikam, kades setempat, desanya mendapatkan program Pamsimas sebanyak empat titik yang tersebar di beberapa kampung.


“Alhamdulillah kita mendapatkan program Pamsimas ini, tentunya sangat bermanfaat bagi warga Sukanegara dalam pengadaan sarana air bersih. Apalagi disaat musim kemarau, warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara, jika musim kemarau datang tersebut sumur warga mengering dan warga harus pergi ke sungai Ciminyak yang jaraknya cukup jauh dengan perkampungan,”ujar Saikam.


Sementara itu, Ustadz Jarman (60) pimpinan Ponpes Litabidisibiyan Kampung Cirangrang, mengaku bersyukur ponpes yang dipimpinnya mendapatkan bantuan Pamsimas.


“sekarang santri saya gak usah repot-repot lagi pergi ke sungai. Mudah-mudahan bantuan ini dapat kami manfaatkan sebaik-baiknya dan kami rawat nantinya,”ucapnya.(adv).

scroll to top