
LEBAK – Menjelang Bulan Puasa Ramdhan, Ketua Umum Komunitas Salam Setetes Darah (KSSD) Ais Falet mengajak masyarakat mendonorkan darahnya ke Unit Transfusi Darah (UTD). Tepat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Menurutnya, mendonorkan darah itu adalah langkah yang mulia dan upaya penyelamatan nyawa manusia.
“Mari kita sama- sama mendonorkan darah untuk menolong nyawa sodara- sodara kita. Karena banyak sekali orang yang butuh darah untuk mengobati penyakitnya. Dan donor darah engga membatalkan puasanya, malah menyehatkan badan,”kata Ketua Umum KSSD Banten Ais Falet pada awak media. Jum’at, (2/4/2021).
Kata Ais, KSSD hadir di 4 Kabupaten. Yakni di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang dan Tangerang. Semua di KSSD akan mempermudah dan menjembatani siapapun masyarakat yang akan mendonorkan darahnya.
“Jadi, warga gak usah bingung atau kesulitan ketika akan mendonorkan darahnya. Kita disini selalu siap untuk mendampingi siapapun yang akan mendonorkan darah,”ujarnya.
Baca Juga:
- PWI Banten dan Untirta Siap Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Jurnalistik
- Operasi Simpatik Polresta Pati Edukasi Keselamatan dan Pajak Kendaraan
- Polri Jamin Kesempatan Sama bagi Seluruh Peserta pada Penerimaan Taruna Akpol 2026
- Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah
- Jaga Kebugaran dan Soliditas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Olahraga Rutin Bersama
Ais juga menceritakan ketika awal ia mulai tergerak ingin membangun KSSD. Kata dia, istrinya pernah membutuhkan darah setelah melahirkan. Karena kondisi pandemi Covid -19, stok darah di PMI itu kosong, ditambah Setandar Operasional (SOP) PMI itu diwajibkan keluarga pasien membawa pendonor.
“Jadi, awalnya saat itu saya harus membawa pendonor darah dulu. Tapi alhamdulillah karena kondisi saat itu istri saya sangat membutuhkan darah akhirnya diberi oleh PMI,”terangnya.
Disitulah, kata Ais, dirinya berfikir dan mengalami ke khawatiran kepada orang lain ketika kesulitan darah seperti dirinya. Sehingga, dia memulai berjuang untuk mendirikan KSSD di Lebak.
“Saya berfikir keras saat ini bagaimana nasib warga yang lain ketika mereka membutuhkan darah seperti istri saya. Akhirnya saya nekat ingin mendirikan komunitas yang berkaitan dengan darah. Alhamdulillah hingga saat ini KSSD ada di empat Kabupaten di Banten,”ujarnya.
Halaman:
