TOPTIME.CO.ID, LEBAK – Kendati masih memasang target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sama dengan tahun sebelumnya, namun Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Lebak, Dedi Rahmat optimis capaiannya akan bertambah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Lebak, Dedi Rahmat menjelaskan jumlah pasar di Lebak saat ini 11 pasar yang tersebar di 11 kecamatan. Sedangkan Pasar Cilograng yang baru selesai dibangun akhir tahun 2019 baru akan dioperasikan tahun ini, sehingga target pajaknya belum ditetapkan pada 2019 untuk 2020.
“Bila Pasar Cilograng dioperasikan tahun ini, maka capaian PAD pengelolaan pasar tahun 2020 akan lebih dari Rp 3,2 miliar,” terangnya, Senin (27/1/2020)
Target pendapatan asli daerah (PAD) dari pengelolaan pasar yang ditetapkan Pemkab Lebak kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tahun ini masih sama dengan tahun 2019, yaitu sebesar Rp 3,2 miliar.
PAD sebesar Rp 3,2 miliar tersebut harus tercapai dari retribusi jasa umum, retribusi pelayanan pasar, retribusi jasa usaha, retribusi pemakaian kekayaan daerah sewa tanah dan bangunan, serta retribusi tera ulang.
Dedi Rahmat juga mengatakan agar bisa melebihi capaiannya, maka pihaknya akan berusaha mencari potensi lain di lingkungan pasar yang mampu menambah nilai angka PAD tahun ini.
“Dari penetapan PAD yang dilakukan pemkab untuk dinas kami tahun ini tidak mengalami kenaikan, masih sama nilainya dengan PAD 2019,” ujar Dedi, kemarin.
Berita ini merupakan laporan dari ACHMAD SYARIF, wartawan TOP TIME bersertifikasi kompetensi muda Dewan Pers (*)



