Yayasan Alingga dan Mahasiswa Sajira Dirikan Posko Bantuan Banjir Bandang Lebak

Banjir bandang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (1/1/2020) pagi

TOPTIME.CO.ID, LEBAK – Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan bagi korban bencana alam banjir bandang di Kabupaten Lebak, ada alamat resmi yang bisa dituju.

Bagi yang dari luar kota ingin turut memberikan sumbangsih untuk para warga korban banjir, bisa menyalurkan bantuannya melalui Posko Yayasan Alingga peduli bekerjasama Gerakan Mahasiswa Sajira ( GAMAS ) peduli Jl. raya alun-alun Sajira kp. Sukamanah RT 01 RW 02 desa Sajira Kecamatan Sajira kabupaten Lebak.

Untuk yang ingin menyalurkan bantuan berupa uang, tim satgas sudah memiliki rekening khusus, masyarakat bisa mencatatnya.

Salurkan bantuan anda ke rekening BRI Cabang Rangkasbitung dengan nomor 0080-01-016900531 atas nama Naugi Sikaraja.

Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, masyarakat bisa menghubungi nomor telepon posko yaitu 085215993552 atau 081291689455.

Banjir bandang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (1/1/2020) pagi.

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya menyebut, setidaknya tiga orang dilaporkan meninggal akibat banjir tersebut. 

“Korban jiwa ada di Lebak Gedong, hanyut dua orang, tiga sudah ditemukan jenazahnya,” kata Iti Octavia saat meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Cipanas, Rabu (1/1/2020).

Iti mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data korban baik yang meninggal maupun hilang di lima kecamatan yang terdampak, yakni Cipanas, Lebakgedong, Curugbitung, Maja dan Sajira.

Namun terkendala komunikasi yang terputus lantaran tengah mati listrik.

Selain korban jiwa, banjir bandang yang dipicu meluapnya sungai Ciberang tersebut, memutus sejumlah jembatan.

Bencana banjir bandang yang terjadi saat ini, menurut Iti merupakan yang paling parah dari banjir bandang yang pernah terjadi di Kabupaten Lebak.


“Paling besar dari bencana yang kita alami. Jembatan gantung, jembatan biasa ada tiga putus, sejumlah desa terisolir tidak bisa dilalui, jalan longsor dan amblas,” kata Iti.

Soal penanganan korban banjir kata Iti, saat ini, Pemkab Lebak fokus mengevakuasi warga yang terdampak, sebagian besar berada di bantaran sungai. (SYARIF)

scroll to top