TOPTIME.CO.ID, KOTA BEKASI – Petugas kelurahan sedang data verifikasi Kartu Sehat (KS). Dalam verifikasi itu, warga yang punya kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) baik perusahaan atau BPJS mandiri dan punya KS, maka KS akan dinonaktifkan oleh Pemda, karena tidak boleh doubel, dampak ke anggaran pemerintah. Jadi hanya satu kartu BPJS yang dipakai. Demikian pesan singkat yang diterima redaksi Top Time dari salah satu Group WA.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat dikomfirmasi terkait verifikasi peserta Kartu Sehat membenarkan hal itu. Dia mengatakan, pihaknya sedang mengindentifikasi siapa saja peserta BPJS yang menggunakan Kartu Sehat.
” Identifikasi sudah mencapai 60%,” kata Rahamat usai sidang paripuran pelantikan ketua DPRD Definitf. Senin (30/9/19)
“Tujuanya untuk mengefektifkan mengevisiensikan, multi fungsi multi guna dan berhasil tepat,” tambah dia
Terpisah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Defenitif Choiruman J Putro saat dimintai tanggapanya terkait adanya verifikasi kepesertaan BPJS dan KS, dia enggan banyak berkomentar.
” Belum karena itu sudah masuk ke ranah Banggar kalau kita sebagai ketua DPRD kita akan melihat mendengarkan pandangan-pandangan anggota dan AKD,” kata dia. (Sar)



