TOPTIME.CO.ID, TANJABBAR – Walau sudah menelan ratusan milyar untuk pembangun rumah sakit Daut Arif Kualatungkal, ternyata RSUD Daut Arif belum menyandang predikat Akreditasi Paripurna. Menyikapi hal ini, Bupati Tanjab Barat meminta pelayanan RSUD ditingkatkan, Senin (16/9/2019).
“Menjaga mutu pelayanan terstandarisasi, sehingga bisa mencapai status terakditasi melalui tahapan dan ketentuan yang berlaku,” Tegas Bupati.
RSUD juga harus berupaya melakukan perbaikan mutu pelayanan. Terus melakukan upaya peningkatan kinerja dan penerapan manajemen yang baik.
Untuk mendapat predikat itu, RSUD Daud Arif harus lulus tingkat sempurna dari 15 Standar akreditasi Versi 2018 yang mengacu pada Akreditasi standar Nasional.
“Mendapat terakreditasi paripurna, merupakan hal ini dapat menjadi motivasi rumah sakit untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan,” Timpalnya.
Sementara itu, Tim surveyor dari komisi akreditasi rumah sakit (kars) dr. Norma D. Sinaga, MARS dalam kunjunganya ke RSUD Daut Arif Kualatungkal mengatakan tujuan tim datang ke Tanjab Barat untuk memotret kondisi rumah sakit Daud Arif.
“Kami datang untuk memotret rumah sakit,” ujarnya singkat. (MR/Tim)



