
Lebak,- Pemerintah Kabupaten Lebak saat ini tengah gencar melakukan pengentasan stunting dari mulai tingkat kabupaten, kecamatan sampai ke tingkat desa.
Melalui komitmen Tim Percepatan Penurunan Angka Stunting (TPPS) beserta dukungan stakeholder terkait, jumlah anak yang teridentifikasi stunting atau kekerdilan di Kabupaten Lebak terus menunjukan angka penurunan.
Salah satunya Desa Bayah Timur, dimana menurut Kepala Desa Bayah Timur Rafik Rahmat Taufik, berdasarkan pemeriksaan di desanya, tidak ditemukan anak yang mengalami stunting.
“Alhamdulillah, berkat keseriusan seluruh elemen di desa bayah timur ini, yang tentunya sangat peduli terhadap stunting ini, di desa kami sampai saat ini tidak ditemukan anak yang mengalami stunting” Ungkap
Baca Juga:
Hal ini juga diperkuat oleh Camat Bayah Khaerudin, dimana menurut khaerudin, hampir disuluruh desa di Kecamatan Bayah tidak ditemukan anak yang mengalami stunting, meskipun ada beberapa anak yang terindikasi stunting tapi jumlahnya itu sangat kecil, dan itupun masih bersifat terindikasi belum dinyatakan stunting.
“Masalah stunting ini bukan masalah kecil, kalau dibiarkan akan mengancam kualitas generasi muda kita kedepannya” Ungkap Camat.
Melihat komitmen dan kesungguhan Tim TPPS Kecamatan Bayah sampai ke tingkatan desanya, Wakil Bupati Lebak selaku Ketua TPPS Lebak bersama Ketua TP PKK Kabupate Lebak, Ani Sumardi mengapresiasi dengan mengunjungi Desa Bayah Timur sebagai salah satu desa yang bebas dari anak stunting.
“Kami atas nama pemerintah daerah, mengapresiasi seluruh kinerja tim TPPS di Desa Bayah Timur khususnya dan Kecamatan Bayah pada umumnya yang mencurahkan dedikasinya dalam pengentasan stunting di Kabupaten Lebak” Ungkap Wabup saat mengunjungi Tim Pendamping Keluarga di Aula Kantor Desa Bayah Timur, Senin (29/8/2022).
Sementara itu Ketua TP PKK Lebak, Ani Sumardi juga turut mengapresiasi para kader PKK Dan TPK Kecamatan Bayah yang dinilainya mampu mengawal program pengentasan stunting oleh pemerintah daerah.
“Terus berikan perhatian melalui pendampingan keluarga yang beresiko stunting seperti ibu hamil, ibu nifas ,baduta dan balita” Ungkap Ani Sumardi (Red)