Veteran di Kota Bekasi Keluhkan Layanan Rumah Sakit dan Kenaikan Pajak

Veteran Sungkono dan Sudiro

TOPTIME.CO.ID, KOTA BEKASI – Dulu bung Karno sering mengatakan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya”. Hal itu memang logis jika mengingat karena jasa para pahlawan juga negara kita jadi merdeka. Oleh sebab itu penghargaan besar baik secara moril maupun materil harus diberikan pada mereka. Karena tanpa adanya para veteran itu, tak akan pernah ada pula Indonesia.

Dalam momen Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 74 Tim TOPTIME mencoba menghampiri para Veteran yang sedang berbincang-bincang usai mengikuti Apel HUT RI

Saat ditemui dan berbincang-bincang dengan kedua Veteran Sungkono dan Sudiro pensiunan dari Angkatan Udara Republik Indonesia. Selain bangga dan bahagia, rupanya ada pesan mendalam yang ingin disampaikan oleh Kedua Veteran .

Sudiro, ketika ditanya apakah ada pesan yang ingin disampaikan  di hari HUT RI Ke-74 dengan serius menyampaikan sejumlah keluhan serta masukan baik.

“Sekarang kan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB)  naik, tentu bagi orang pensiunan itu berat,” ujar Sudiro dengan terbata.

Sementara Sungkono secara tegas mengeluhkan perihal regulasi layanan rumah sakit, dinilai olehnya terdapat kendala bagi mereka. Sempat disinggung juga terkait pengambilan dana pensiun yang dianggap mempersulit mereka.

“Itu kan uang pensiun kita ditabung di situ, jangan dipersulit,” pungkasnya.

Rangkain HUT RI ke 74 yang di gelar oleh Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot) Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi bertindak Pembina Upacara, hadir juga Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kom Pol Indarto, Dandim 0507 Bekasi  Letkol Inf Rama, dan unsur Forkompimda Kota Bekasi yang hadir dalam upacara Hari Kemerdekaan. Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Tumai membacakan naskah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang juga di tandakan dengan sirine yang ditekan oleh Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi untuk mengenang detik detik pembacaan naskah teks proklamasi saat dulu di bacakan oleh proklamator, Soekarno dan Mohammad Hatta. (AJ)

scroll to top