
LEBAK – Keluarga Dinas Pendidikan Lebak berikan bantuan seragam sekolah, seragam Pramuka, Sepatu, Buku Tulis untuk 3 anak Tanto Gunawan (47) pria warga Kampung Tugu RT/RW 001/009, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten yang sempat jadi pemberitaan di beberapa media.
Melalui informasi dan poto yang diposting melalui akun facebook lppl Multatuli disebutkan Keluarga Dinas Pendidikan Lebak berikan bantuan seragam sekolah, seragam Pramuka, Sepatu, Buku Tulis untuk 3 orang adik-adik putra/i Pak TANTO Bayah,
Semoga bermanfaat dan adik-adik menjadi anak-anak yang soleh dan solehah. Amiiiin
viajayabaya @h.adesumardi @boedsan @doedie_iraone @dinsos.lebakkab @bpbd.lebak @disdik_lebak @kompascom @infolebakbanten
Untuk diketahui,
Tanto Gunawan (47) pria warga Kampung Tugu RT/RW 001/009, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten keliling ke perkampungan untuk mencari seragam bekas kepada warga lain yang bisa dipakai oleh 3 anaknya yang masih sekolah namun tak kunjung mendapatkan.
Sejumlah sekolah di Kabupaten Lebak memang sudah menggelar kegiatan belajar tatap muka sejak Senin (23/8/2021) lalu seiring mulai menurunnya kasus Covid-19.
Namun, seharian mencari baju sekolah bekas tak satu pun warga yang bersedia memberikan baju bekas sekolah.
Tanto yang merupakan salah satu warga tak mampu di Desa Bayah Barat mengaku memiliki empat anak, tiga di antaranya masih sekolah.
Tanto juga harus mengurus semua kebutuhan anak-anaknya seorang diri setelah ditinggal cerai istrinya.
“Saya keliling cari baju ke warga-warga, tapi tidak ada yang punya,” katanya, Rabu (25/8/2021) kepada awak media.
Tanto mencarikan baju untuk anaknya yang mulai belajar tatap muka di SMKN 1 Bayah.
“Saya tidak punya uang buat beli baju seragam sekolah baru. Saya hanya kerja serabutan kadang penghasilannya tidak menentu,” katanya. (*)