
PANDEGLANG – Musibah kebakaran yang menimpa Keluarga Mamah, warga Kampung Pabuaran, Kelurahan Kadomas, Pandeglang, beberapa waktu lalu, menyisakan cerita pilu. Rumah peninggalan sang ayah yang telah meninggal beberapa tahun lalu itu, kini tinggal puing-puing yang tak bisa ditempati. Keluarga Mamah terpaksa harus menumpang di rumah saudaranya, yang berada di samping rumah mereka yang terbakar. Mamah yang sehari-hari hidup dari warung yang ada di rumahnya, kini sudah tak bisa menafkahi keluarganya.
Kondisi inilah yang mengetuk hati Keluarga Besar SDN Pandeglang 4 untuk turut membantu, meringankan beban Keluarga Mamah. “Kami bersama para siswa SDN Pandeglang 4, menghimpun dana, semampu kami. Bantuan ini memang tidak besar tetapi kami berharap, apa yang kami lakukan, dapat sedikit membantu meringankan beban keluarga Ibu Mamah,” ujar Nani Srihernani, Kepala SDN Pandeglang 4, usai memberikan bantuan, Jumat (16/4/2021).
Ketua Komite SDN Pandeglang 4, Nana Sutisna Amdan memaparkan, gerakan sosial seperti ini, akan terus dilakukan Keluarga Besar SDN Pandeglang 4. Tujuannya, selain membantu mereka yang membutuhkan, juga sebagai upaya menanamkan kepedulian sosial terhadap anak yang harus dilakukan sejak dini. Sehingga mereka kelak, punya pengalaman dan terlatih kepekaannya terhadap lingkungan masing-masing.
“Gerakan seperti ini, akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi anak didik. Sebetulnya, kami ingin anak-anak yang menyampaikan langsung kepada korban. Namun, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, kami tidak bisa membawa mereka. Jadi, hanya kami (dewan guru dan pengurus komite, red), yang mengunjungi keluarga korban,’ tuturnya. (****)

