
TOP – Sunan Giri yang bernama asli Raden Paku adalah putra Maulana Ishak. Beliau ditugaskan oleh Sunan Ampel untuk menyiarkan agama Islam di Blambangan.
Sunan Giri pernah belajar di pesantren Ampel Denta lalu setelah dewasa, melakukan perjalanan haji bersama Sunan Bonang.
Setelah pulang dari haji singgah di Pasai untuk lebih memperdalam ilmu agama.
Sebelum kembali ke Jawa, Maulana Ishaq memberi kenang-kenangan kepada Sunan Giri dan Sunan Bonang sebuah baju panjang sekaligus memberikan gelar Prabu Satmata dan Prabu Anyak Kraswati (untuk Sunan Bonang).
Mulana Ishaq juga berpesan kepada keduanya untuk mendirikan masjid dan pesantren di Jawa.
Baca Juga :
- Polri Jamin Kesempatan Sama bagi Seluruh Peserta pada Penerimaan Taruna Akpol 2026
- Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah
- Jaga Kebugaran dan Soliditas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Olahraga Rutin Bersama
- Bulog Lebak-Pandeglang pasok bahan pokok ke-30 KDKMP
- Dinkes Lebak lakukan pencanangan gerakan Jumantik cegah DBD
Akhirnya, Sunan Giri mendirikan pesantren dan masjid di derah Giri, yang banyak dikenal sebagai Giri Kedhaton.
Beliau mengirimkan banyak mengirimkan banyak juru dakwah ke berbagai daerah di nusantara untuk menyiarkan agama Islam.
Pesantrennya tak hanya dipergunakan sebagai tempat pendidikan dalam arti sempit, namun juga sebagai pusat pengembangan masyarakat.
Raja Majapahit konon karena khawatir Sunan Giri mencetuskan pemberontakan – memberi keleluasaan padanya untuk mengatur pemerintahan.
Halaman selanjutnya >>>