Close

Wali Kota Pastikan Lurah Dan Kepala Puskesmas Lakukan Kontrol Pasien Isolasi Mandiri

TOPTIME.CO.ID, BEKASI – Wilayah Zona Merah di Kota Bekasi, salah satunya Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria, terdata ada beberapa warga yang terpapar Positif Covid 19. Pada sore ini, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi datangi warga tersebut untuk memastikan dengan isolasi mandiri mengenai keperawatan dan kebutuhan dipastikan jaminannya oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Dua rumah yang disambangi Wali Kota bersama Camat Medan Satria, Lia Erliani, Lurah Pejuang, Isnaini dan Kepala Puskesmas Pejuang hadir ikut memastikan untuk pasien isolasi mandiri di kediamannnya.

Maksud kedatangan Wali Kota untuk memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi selalu hadir dan aktif dalam penanganan Covid 19 terutama  bagi penderita pasien positif, walau di isolasi mandiri tetap perawatan dan pengontrolannya terpantau dari Puskesmas Pejuang dan Lurah Pejuang.

Wali Kota juga menanyakan kepada MZA (32) warga Perum Pejuang Blok F apakah Lurah dan Kepala Puskesmas aktif ? Dijawab oleh pasien, terus koordinasi dengan pihak keluarga dalam pengontrolan juga kebutuhan diberikan ke kami. Wali Kota meneruskan bahwa pada saat ini, bahaya Covid 19 tidak separah pada pertengahan bulan April kemarin. Untuk itu, tetap koordinasi, begitupun Lurah dan Camat tetap kontrol warganya yang isolasi mandiri.

Tidak jauh dari kediaman MZA, Wali Kota juga melihat salah satu pasien isolasi mandiri lainnya, BS (42) dengan alamat yang sama memastikan kembali bahwa Pemerintah hadir untuk warganya, apalagi yang pada saat ini berstatus positif isolasi mandiri.

“Ada satu keluarga 4 orang terpapar Positif Covid 19 di Kelurahan Pejuang, dan lakukan isolasi mandiri di kediamannya, kita pastikan bahwa kebutuhan terjamin, kontrol nya oleh puskesmas juga dijamin, yang pastinya dari diri dia sendiri untuk tetap menjaga dengan sekitarnya.” Ujar Wali Kota.

Wali Kota menerangkan bahwa pentingnya memakai masker, karena masker adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam masa transisi New Normal ini, virusnya tidak bisa masuk dari mata maupun telinga, tapi bisa melalui udara yang masuk ke hidung dan mulut, jika kita memakai masker sesuai protokol kesehatan, kita pasti terlindung pada pandemi ini.

Usai itu, Wali Kota juga memberikan arahan kepada para tetangga yang berada di perumahan tersebut, agar tidak menjauhkan dari dirinya, karena pentingnya motivasi bagi si pasien positif akan terbangun kembali imun tubuhnya dengan kepercayaan diri. Ditegaskan, bahwa pasien Positif Covid 19 ini, bukan merupakan suatu aib, jadi disarankan disapa dijaga dan saling bantu sesama tetangga akan tetapi tetap lakukan protokol kesehatan dengan memakai masker dan jaga jaraknya. (Ndoet/Humas)

scroll to top