Close

Talkshow Keperempuanan Ramaikan Rangkaian Dies Natalies KUMALA Ke-55

Dalam rangka meramaikan rangkaian Dies Natalis Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Ke-55 melalui Pengurus Koordinator dan segenap panitia Kumala menggelar Talkshow Keperempuanan dengan tema "Kesehatan, Kesejahteraan, dan Keselamatan Diera 4.0 Bagi Perempuan", Rabu (29/1/2020)

TOPTIME.CO.ID, LEBAK– Dalam rangka meramaikan rangkaian Dies Natalis Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Ke-55 melalui Pengurus Koordinator dan segenap panitia Kumala menggelar Talkshow Keperempuanan dengan tema “Kesehatan, Kesejahteraan, dan Keselamatan Diera 4.0 Bagi Perempuan”, Rabu (29/1/2020)

Dikatakan Rohimatul Wasliah selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa Talkshow itu sebagai upaya memberi pemahaman kepada sejumlah wanita yang ada di Kabupaten Lebak, mulai dari pelajar SMA dan sederajat, rekanan sesama mahasiswa, hingga para ibu-ibu se-Kabupaten Lebak yang hadir turut hadir di Gedung PGRI Lebak.

Seraya berkata Vina nida Ikrimah sebagai ketua DPP Koordinator KUMALA (Kumalawati)” Tujuan di adakanya kegiatan ini tentunya selain untuk menambah perbendaharaan pengetahuan bagi kaum perempuan di era 4.0 ini tentu juga menaruh harapan terhadap pelajar perempuan agar terus menggapai cita-cita luhur demi sebuah perjuangan suatu kaum perempuan, karna perempuan di era modernisasi ini harus berbeda karna perempuan jiga mempunyai cita cita seperti hal nya laki laki, banyak perempuan yang sukses dan mencapai karir luar biasa bahkan ada juga perempuan yang menjadi pemimpin. Oleh karena itu perempuan di era 4.0 ini harus menjadi perempuan yang memajukan bangsa tanpa harus meninggalkan kewajibanya sebagai perempuan pada umumnya.

“Perempuan itu bukan cuma di dapur, sumur dan kasur saja kerjanya, tapi punya peran setara dengan laki-laki”, jelas Wasliah, sebagai Ketua Pelaksana, kepada awak media. Rabu (29/01/2020).

Menurut Eneng Sri sebagai salah seorang akademisi saat menyampaikan materi, perempuan dan laki-laki punya derajat yang sama dan tidak boleh ada pembedaan dalam melakukan serangkaian aktifitas di bidangnya masing-masing.

Talkshow itu menghadirkan 3 Tokoh Perempuan sebagai Narasumber, masing-masing Yayah Rukhiyah sebagai wakil ketua P2TP2A Provinsi Banten, dr.Merni Zulfinasari sebagai Dokter Umum, dan Eneng Sri sebagai Kajur PGSD STKIP Setia Budhi Rangkasbitung.

Eneng Sri berharap agar perempuan bisa bersaing dengan laki-laki. Dia menuturkan bahwa kesetaraan gender penting dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga.

Sedikit berbeda dengan Eneng Sri, Virgojanti menyampaikan fokus mengarahkan pemerintah untuk menyiadakan fasilitas umum bagi kaum anak dan perempuan yang disediakan oleh pemerintah Kabupaten Lebak, yang mana agar para perempuan di daerah ini untuk senantiasa menjaga diri terhadap setiap ancaman. Dikatakan jika ada orang yang dikenal dikenal patutlah diwaspadai untuk mengantisipasi munculnya kejahatan dan kekerasan sebagai upaya menjaga diri. (*/)

scroll to top