Close

Nelayan dan Masyarakat Pesisir Lebak Selatan Keluhkan Aktivitas Tambang milik PT . GMC

Riswan Dainal Fansuri Alumni IPB Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan Sekaligus Menjadi Tokoh Pemuda Panggarangan

TOPTIME.CI.ID. LEBAK – Aktifitas penambangan mineral oleh PT GMC (Graha Makmur Coalindo) diperairan Kecamatan Bayah, Panggarangan dan Cihara Kabupaten Lebak – Banten dinilai berpotensi rugikan nelayan dan masyarakat pesisir. Ini ditandaskan tokoh Pemuda Panggarangan, Riswan Dainal Fansuri, Sabtu (28/11)

Dikatakan alumnus intitute Pertanian Bogor Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan ini, dengan adanya penambangan pasir di perairan laut Bayah dapat menyebabkan menurunnya atau bahkan hilangnya ikan di zona tangkap nelayan tradisional. Selain itu kegiatan penambangan bukan nelayan saja yang akan dirugikan, tetapi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai akan terkena dampaknya.

Lanjut Riswan, dampak negatif yang bisa terjadi berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan laut dan pesisir pantai, meningkatnya pencemaran pantai, air laut semakin keruh, merusak ekosistem terumbu karang sehingga wilayah pemijahan ikan akan rusak, berpotensi meningkatkan intensitas banjir rob dan semakin tingginya energi gelombang yang menerjang pesisir pantai atau laut.

Baca Juga :

Tambah dia, jika di perairan dilakukan penambangan pasir atau mineral lainnya, maka perairan yang sebelumnya terdapat kandungan pasir laut menjadi sangat curam dan dalam sehingga hempasan energi ombak yang menuju ke bibir pantai akan menjadi lebih tinggi karena berkurangnya peredaman oleh dasar perairan pantai. Maka abrasi pesisir pantai dan erosi pantai akan semakin tinggi.

Selanjutnya>>>>

scroll to top