Close

Legislator ini Dukung Ada Tes Urine ASN dan Pegawai BUMD Kota Bekasi

TOPTIME.CO.ID, KOTA BEKASI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kota Bekasi Abdul Rozak mendukung dan meminta pemerintah setempat untuk mengambil langkah konkret dalam pemberantasan narkoba di kalangan aparatur pemerintah dengan melakukan tes urine terhadap semua ASN dan seluruh pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

“Saya setuju semua pegawai pemkot dan BUMD agar dilakukan tes urine,” ujar Abdul Rozak diruang Komisi I kepada Wartawan. Senin (7/10/19)

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi ini mengatakan, tes urine terhadap seluruh ASN dan aparatur lainnya bukan berarti karena adanya penyalahgunaan narkoba, tetapi untuk mengantisispasi agar narkoba di masyarakat tidak semakin meluas.

Dalam pelaksanaan tes urine itu, Pemkot hendaknya menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), dan harus dilakukan secara mendadak agar ditemukan hasil yang murni.

Ia mengatakan tes urine ini tidak hanya sekedar kegiatan seremonial, melainkan ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh ASN apabila terbukti menyalahgunakan narkoba, jika terbukti akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Dengan adanya tes urine menyeluruh ini, diharapkan akan membawa dampak positif dalam mengantisispasi semakin luas peredaran narkoba dan semakin memperlancar pelaksanaan pembangunan di Kota Bekasi,” katanya. 

Sebelumnya diberitakan Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Budaya Anti Narkoba Kota Bekasi, Dinda Gilang Orinas mendesak agar Pegawai Badan Usaha Milik Daerah dan Pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk pastikan seluruh karyawan bebas Narkoba demi Layanan Prima di Kota Bekasi.

Dirinya mengatakan, pemeriksaan narkoba di lembaga tersebut harus rutin dilakukan setiap semester (6 bulan). Bahkan kata dia, tes urine harus tanpa pemberitahuan lebih dulu. 

“Semua harus serba mendadak dan serentak. Sehingga kalau ada karyawan kami yang pakai narkoba akan ketahuan,” katanya kepada Top Time (6/10/19)

(Sar)

scroll to top